Kasus Kudatuli akan DPR Tanyakan ke Sutiyoso

Al Abrar    •    Jumat, 12 Jun 2015 16:05 WIB
bin
Kasus Kudatuli akan DPR Tanyakan ke Sutiyoso
Sutiyoso saat menjabat sebagai Pangdam Jaya. (foto: Antara/dok.)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketika peristiwa Kudeta 27 Juli (Kudatuli) terjadi, Sutiyoso sedang mempimpin Kodam Jaya. Sebagai penanggungjawab keamanan Jakarta pada 1996, Sutiyoso pun dikait-kaitkan dengan kasus serangan ke Kantor DPP PDI itu.

Isu ini mencuat kembali seiring keputusan Presiden Jokowi mencalonkan mantan Pangdam Jaya itu sebagai Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN). Anggota Komisi I DPR TB Hasanudin akan minta klarifikasi Sutiyoso dalam tahap uji kepatutan dan kepantasan kelak.

"Intinya saya akan mengingatkan agar sistem-sistem seperti yang dilakukan saat Kudatuli ‎tidak digunakan lagi. Kudatuli itu sudah ditinggalkan," kata Hasanudin. 

Politikus PDIP yang pensiun dari TNI dengan pangkat Mayor Jenderal (Purn) ini juga akan memepertnyakan sistem dan mekanisme intelijen yang akan diterapkan. Sistem intelijen harus terus dikembangkan agar tidak tertinggal dengan kemajuan teknologi dan dinamika masyarakat. 

"Kan sudah bukan lagi jamanya eksekutor," tegasnya.

Presiden Jokowi di sela prosesi pernikahan putranya di Solo mengumumkan Sutiyoso menjadi calon Kepala BIN pilihannya. Surat pencalonan sudah pula dikirimkan kepada pimpinan DPR. 

"Saya sudah menerima surat masalah Kepala BIN, Sutiyoso akan menggantikan Mrciano Norman," kata Ketua DPR Setya Novanto, Rabu (10/6/2015). 
 


(LHE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA