Lestari Banten Energi Siapkan USD1 Miliar Bangun PLTU di Serang

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 12 Jun 2015 17:05 WIB
pembangkit listrik
Lestari Banten Energi Siapkan USD1 Miliar Bangun PLTU di Serang
Ilustrasi -- FOTO: ANTARA/ERIC IRENG

Metrotvnews.com, Serang: Direktur Utama PT Lestari Banten Energi (LBE) Wandy Wanto mengatakan dalam membangun PLTU di Serang, Banten perusahaan menggelontorkan total investasi mencapai USD1 miliar. Investasi ini bahkan tanpa adanya jaminan dari pemerintah (Government Guarantee).

"Total investasi USD1 miliar, sejauh ini realisasi investasi sampai dengan kuartal pertama mencapai 47 persen sekira USD471,5 juta," ujarnya di lokasi pabrik, di Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Jumat (12/6/2015).

Melalui kepemilikan saham yang terdiri dari lima persen lokal atau Indonesia dan 95 persen Singapura, PT Lestari Banten Energi (LBE) sendiri merupakan perusahaan patungan antara Lestari Listrik Pte. Ltd dan PT Hero Inti Pratama. Hingga saat ini, realisasi proyek PLTU tersebut sedang konstruksi dan sudah mencapai 40 persen dari rencana investasi awal.

"Dengan kapasitas 660 megawatt (mw), PLTU PT Lestari Banten Energi termasuk salah satu proyek pembangkit tenaga listrik terbesar di Indonesia saat ini," lanjut dia.

Selain itu, rencananya PT Lestari Banten Energi juga akan mengembangkan lagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas sama, yaitu 1 x 660 mw. "Sebagai pengembang eksisting LBE mengajukan untuk membangun unit ke 2 berkapasitas 1x660 mw di lokasi yang sama, bersebelahan dengan unit yang saat ini sedang dibangun," pungkasnya.

Adapun rencana ekspansi LBE ini ada di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2015-2024 dan sekarang sedang dalam pembicaraan lebih lanjut dengan PLN. Proyek ini dibangun dengan menggunakan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (Power Purhase Agreement/PPA) antar PT Lestari Banten Energi dengan PT PLN (Persero).


(AHL)

KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

26 minutes Ago

Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap diperiksa terkait kasus korupsi KTP elektronik.
 

BERITA LAINNYA