Ambalat Terancam Direbut

Wakil Ketua DPR Minta TNI Jelaskan Soal Ambalat

Tri Kurniawan    •    Jumat, 12 Jun 2015 17:34 WIB
pulau terluar
Wakil Ketua DPR Minta TNI Jelaskan Soal Ambalat
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah--Metrotvnews.com/Githa Farahdina

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan harus ada penjelasan resmi dari TNI soal sinyalemen pihak asing merebut wilayah Ambalat, Kalimantan Utara. Jangan sampai berkembang opini Indonesia tidak kuasa melindungi wilayahnya.

“Setiap yang mengganggu kedaulatan harus ada penjelasan dan jawaban tuntas, apakah ini sengaja atau ancaman,” kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015).

Dia mengatakan, Indonesia negara besar jangan sampai dikangkangi negara-negara tetangga. “Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Menurut politikus PKS ini jika memang ada kekurangan kekuatan untuk melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman pihak asing, TNI jangan mengumbar ke publik. Jika kelemahan diumbar ke publik akan jadi celah pihak asing mengancam NKRI.

Dia mengatakan, sinyalemen Ambalat direbut negara tetangga akan dibahas saat uji kelayakan dan kepatutan calon panglima TNI. “Saya kira calon panglima TNI harus bisa menjawab soal itu,” tegasnya.

“Kalau rahasia, dia (calon panglima TNI) bisa minta rapat tertutup. Yang jelas kalau terkait kewibawaan dan kedaulatan negara harus ada penjelasan serius,” tambahnya.

Radar deteksi pesawat di Tarakan beberapa kali menangkap pesawat asing terbang melewati wilayah perbatasan antara Malaysia dan Indonesia. “Pesawat negara tetangga beberapa kali terdeteksi masuk wilayah perbatasan. Terhitung dalam setahun ini ada sembilan pesawat asing yang melintas,” kata Komandan Landasan Udara Tarakan, Letkol TNI AU Toipan Hutapea.

Dia mengatakan, pesawat seri SQ sering menerobos perbatasan. Dia menduga hal itu bukan kebetulan. “Pasti ada strategi dari negara seberang untuk merebut secara perlahan-lahan,” terangnya.


(YDH)

KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

16 minutes Ago

Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap diperiksa terkait kasus korupsi KTP elektronik.
 

BERITA LAINNYA