BNN: Sindikat Narkoba Nigeria Kembali Eksis

Arga sumantri    •    Jumat, 12 Jun 2015 18:24 WIB
narkotika internasional
BNN: Sindikat Narkoba Nigeria Kembali Eksis
Tersangka ST dan S yang ditangkap atas kepemilikan sabu seberat 21 kilogram. (Foto: Metrotvnews.com/ Arga Sumantri).

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dua tersangka, ST alias Steven (WN Nigeria) dan FS alias Siska (WNI) atas kepemilikan sabu seberat 21 kilogram. Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim menyebut kedua tersangka ini masih satu jaringan dengan Kingsley dan Viktor, WN Nigeria, tersangka penyelundup sabu lewat DVD Player dengan total seberat 12,290 gram yang dibekuk BNN, Jumat 8 Mei 2015 lalu.

"Ini sindikat Kingsley, juga termasuk masih satu sindikat dengan Viktor yang kita tangkap di Jakarta Barat," kata Deddy, di Kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (12/6/2015).

Deddy menegaskan, para pengedar narkoba dari sindikat Nigeria tengah gencar menyelundupkan dan mengedarkan narkoba ke Indonesia.

"Ini menunjukan sindikat Nigeria kembali eksis. Setelah sindikat Tiongkok yang mulai meredup dan sindikat Iran yang hampir sudah tak ada," tambahnya.

Sebelumnya, BNN menggerebek rumah kos di Perumahan Bumi Satria Kencana, Bekasi Selatan sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu 10 Juni 2015. Anggota BNN menyamar sebagai preman, dan telah memantau di lokasi kejadian sejak pukul 11.00 WIB.

Dari rumag kos itu, BNN menemukan 10 kantong ukuran besar, dan 15 kantong kecil paket sabu. Paket-paket tersebut ditemukan di dalam 19 alat pijat elektrik dan dispenser.

Satu wanita, FS alias Siska ikut diamankan. Di hari yang sama BNN membekuk satu WNA asal Nigeria inisial ST alias Steven di Petamburan. Keduanya diketahui sebagai pasangan kekasih. Steven menjadikan Siska sebagai kurir barang haram itu. Siska dan Steven ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan 21 kilogram sabu. Keduanya kini mendekam di Rutan BNN.


(MEL)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

14 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA