Periksa Sri Mulyani di AS, KPK Dituntut Transparan

   •    Selasa, 05 Mar 2013 19:45 WIB
Periksa Sri Mulyani di AS, KPK Dituntut Transparan
REUTERS/Jason Reed/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jendral Partai NasDem Patrice Rio Capella menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menjelaskan secara transparan ihwal rencana pemeriksaan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Washington DC, Amerika Serikat.

Sri Mulyani akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi bailout Bank Century. "KPK harus menjelaskan kepada publik secara transparan, kenapa mereka harus memeriksa Sri Mulyani di AS. Karena, persamaan di depan hukum itu tidak terjadi," tukas Rio di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Selasa (5/3).

Asas persamaan didepan hukum yang dimaksudkan Rio adalah jika KPK sudah memanggil Sri Mulyani dua kali dia namun yang bersangkutan tidak datang juga. "Kalau sudah dua kali tidak datang maka bisa dijemput paksa. Jadi datang ke AS bukan dalam rangka pemeriksaan, tapi penangkapan. Karena dipanggil 1-2 kali dia tidak datang," kata Rio.

Ia mengatakan, KPK sangat terlihat memaklumi kesibukan Sri Mulyani sehingga proses hukum yang adil disampingkan. "Karena itu KPK harus terbuka. Kenapa harus terbang ke AS hanya untuk periksa Sri Mulyani. Kenapa itu tidak dilakukan dengan yang lain? Karena sebelumnya Nunun Nurbaeti, akhirnya dijemput paksa karena mangkir dari panggilan KPK sebagai saksi," tukas Rio.

Keputusan KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap Sri Mulyani di AS, kata Rio, akan membuat publik ragu akan keseriusan lembaga antikorupsi negara tersebut.

"Jadi model yang dilakukan oleh KPK terhadap Sri Mulyani itu membuat publik ragu terhadap keseriusan KPK dalam kasus Century ini. Karena itu kita sayangkan kalau KPK bertindak seperti itu," tukasnya. (Donny Andhika AM/Agt)


KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

23 minutes Ago

Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap diperiksa terkait kasus korupsi KTP elektronik.
 

BERITA LAINNYA