Legislator Minta Presiden Segera Sahkan RPP Jaminan Pensiun

Antara    •    Minggu, 14 Jun 2015 10:49 WIB
bpjs ketenagakerjaan
Legislator Minta Presiden Segera Sahkan RPP Jaminan Pensiun
Gedung Parlemen (MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraini meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mensahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Jaminan Pensiun (JP). Pasalnya, pada 1 Juli 2015, RPP tersebut harus sudah diberlakukan.

"Pak Jokowi harus segera sahkan RPP Jaminan Pensiun," ujar Amelia Anggraini, di Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Lambannya proses pengesahan RPP itu, menurut Amelia, karena tarik menarik soal iuran JP yang belum ada titik temu antara Kemenaker dan DJSN, Kemenkeu, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Kemenaker dan DJSN mengusulkan delapan persen, Kemenkeu usul tiga persen, namun Apindo meminta 1,5 persen.

Menurutnya, besaran iuran JP delapan persen sudah rasional. Iuran awal delapan persen bisa memenuhi amanat Pasal 39 UU 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), yaitu pekerja yang pensiun bisa memenuhi kebutuhan hidup layak.

"Kalau iuran tiga persen, apalagi 1,5 persen, sangat jauh untuk memenuhi hidup layak buruh yang pensiun nanti," ujarnya.

Amelia mengungkapkan bahwa di Indonesia, iuran JP yang akan dimulai 1 juli 2015 nanti tidak disubsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun hanya pengusaha dan pekerja saja yang mengiur. Mengenai iuran JP, Amelia meminta kepada Presiden harus tegas menyatakan bahwa delapan persen sebagai iuran awal. 

"Iuran awal 1,5 persen yang diusulkan Apindo merupakan masalah bagi buruh ketika pensiun nantinya," pungkasnya.


(ABD)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

15 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA