Tolak Ahmadiyah, Warga Bukit Duri: Ini Harga Mati

Arga sumantri    •    Minggu, 14 Jun 2015 12:22 WIB
demo massa
Tolak Ahmadiyah, Warga Bukit Duri: Ini Harga Mati
Warga Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jaksel demo tolak kegiatan jemaah Ahmadiyah, Minggu (14/6). Foto: Metrotvnews.com/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Kelurahan Bukit Duri menolak kegiatan jemaah Ahmadiyah di wilayah mereka. Hal itu disampaikan lugas dalam aksi damai penolakan Ahmadiyah di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu RT 2 RW 8, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

"Ini aksi damai penolakan segala bentuk aktivitas Ahmadiyah, sudah harga mati di Bukit Duri menolak Ahmadiyah," kata Tokoh Ulama Tebet, Ahmad Syakir dalam orasinya di Jalan Bukit Duri Tanjakan, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2015).

Warga semakin marah saat merasa difitnah jemaah Ahmadiyah yang menyebut tidak diizinkan salat berjamaah di masjid warga. "Kita sudah sampaikan baik, kita sudah ajak mereka salat Jumat, tapi mereka malah salat di jalan," tambah Syakir.

Awal mula gesekan antara warga Bukit Duri yang didukung ormas FPI terjadi Jumat lalu. Saat itu warga dan ormas FPI meminta jemaah Ahmadiyah untuk salat Jumat bersama. Namun mereka tak bergeming, para jemaah Ahmadiyah tetap melaksanakan salat Jumat sendiri di jalan tepat di depan markas mereka. Warga pun marah dan suasana sempat menegang.

"Warga sudah tidak suka dengan adanya mereka di sini. Mereka kemarin juga salat Jumat sendiri enggak gabung sama warga," kata seorang warga, Heni.

Pantauan Metrotvnews.com, kelompok Ahmadiyah di Tebet menempati sebuah rumah di Jalan Bukit Duri Tanjakan No 13 RT02 RW08, Tebet, Jakarta Selatan. Rumah itu tampak sepi dan terkunci dari dalam. Hanya terlihat satu laki-laki yang nampak sedang mendengarkan dari jemaah Ahmadiyah, namun dia tak mau keluar pagar, hanya duduk di teras depan.


(MBM)