Pakde Karwo: Tak Perlu Khawatir Kriminalitas di Suramadu

Amaluddin    •    Minggu, 14 Jun 2015 23:30 WIB
jembatan suramadu
Pakde Karwo: Tak Perlu Khawatir Kriminalitas di Suramadu
Foto: Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Foto: Metrotvnews.com/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo tak setuju peniadaan tarif roda dua di Jembatan Suramadu mempermudah akses pelaku curanmor. Menurut Pakde karwo, sapaan akrabnya, penghapusan biaya Rp3.000 untuk roda dua itu justru membantu meringankan beban masyarakat.

"Pada dasarnya pembangunan Jembatan Suramadu diharapkan tidak membebankan, khususnya terhadap masyarakat kecil. Kalau soal adanya tindakan kriminal itu sudah ada yang menanganinya," kata Pakde karwo, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/6/2015).

Sebelumnya, tak sedikit warga resah dan mengeluh soal dihapusnya biaya untuk roda dua. Pasalnya, jembatan yang menghubungkan dua pulau tersebut dikhawatirkan akan banyak dilintasi sepeda motor.

"Sisi kriminalitas, ya diserahkan ke pihak terkait, dalam hal ini kepolisian. Sekali lagi, sekarang ini fokus membantu meringankan beban masyarakat kecil," katanya.

Penghapusan biaya Rp3 ribu per sepeda motor yang melewati Jembatan Suramadu diumumkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo di sela peresmian Tol Gempol-Pandaan, Jumat, 12 Juni.

Keputusan yang berlaku sejak Sabtu (13/6) pukul 00.00 WIB itu diharapkan mempermudah pergerakan masyarakat pengguna sepeda motor.


(UWA)