Update MERS Korsel: 16 Pasien Tewas, Lima Kasus Baru

Willy Haryono    •    Senin, 15 Jun 2015 11:38 WIB
virus mers
Update MERS Korsel: 16 Pasien Tewas, Lima Kasus Baru
Petugas menyemprotkan desinfektan untuk mencegah penyebaran MERS di Korsel, Senin (15/6/2015). AFP / JUNG YEON-JE

Metrotvnews.com, Seoul: Korea Selatan melaporkan dua tambahan korban tewas dan lima kasus baru dari Sindrom Pernapasan Timur Tengah alias MERS, Senin (15/6/2015). 

Dua kematian terbaru adalah pasien pria berumur 58 dan 61. Salah satu dari mereka juga mengidap diabetes, sementara satunya tidak dijangkiti penyakit selain MERS. 

Seperti dikutip AFP, total kematian akibat MERS di Korsel sejauh ini mencapai 16, sementara kasusnya meningkat menjadi 150. Sebanyak 17 pasien MERS saat ini berada dalam kondisi tak stabil. 

Lima pasien baru, berumur antara 39 dan 84, dirawat di rumah sakit sejumlah kota, termasuk Seoul dan Daejeon. Satu dari lima pasien baru adalah seorang dokter yang sempat melakukan prosedur pernapasan buatan kepada pasien terinfeksi MERS. 

Wabah MERS di Korsel, terbesar di luar Arab Saudi, dimulai pada 20 Mei saat pria 68 tahun terdiagnosis terjangkit virus tersebut setelah pulang dari Arab Saudi. 

Sejak saat itu, virus MERS terus menyebar dalam kecepatan tinggi dan membuat seluruh warga Korsel resah. Hampir semua pasien MERS terinfeksi di lingkungan rumah sakit. 

Rumah Sakit Samsung, salah satu yang terbesar di Korsel, mengakhiri sebagian besar aktivitasnya untuk mencegah penyegaran MERS.

Di Arab Saudi, lebih dari 950 orang terinfeksi MERS dan 412 di antaranya meninggal dunia. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), belum ada vaksin dari MERS yang memiliki tingkat kematian pada pasien hingga 35 persen.



(WIL)