Komisi I Usul Pembentukan Tim Pengawas Intelijen

Surya Perkasa    •    Senin, 15 Jun 2015 12:40 WIB
dpr
Komisi I Usul Pembentukan Tim Pengawas Intelijen
Mahfudz Siddiq. Foto: Ramdani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi I DPR mengusulkan pembentukan tim Pengawas Intelijen. Isinya terdiri dari anggota dan pimpinan komisi tersebut. Pembentukan hanya tinggal menunggu pengesahan pada rapat paripurna.

Nantinya tim disebut memiliki fungsi mengawasi kinerja intelijen negara dalam kasus-kasus tertentu. "Tim pengawas intelijen yang dibentuk oleh DPR itu untuk mewakili publik dalam mengawasi, termasuk melakukan penyelidikan, manakala ditemukan indikasi penyimpangan berkenaan tugas pokok fungsi intelijen," kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (15/6/2015).

"Jadi tim itu dibentuk, tetapi dia bekerja dengan kasus tertentu," tambah dia.

Dalam usulannya, tim berjumlah 14 orang, terdiri dari perwakilan tiap fraksi dan pimpinan Komisi I DPR. Mahfudz mengatakan, pembentukan tim mengacu pada UU Intelijen dan UU MD3. Pembentukan tim Pengawas Intelijen ini hanya tinggal menunggu pengesahan pada rapat paripurna.

"Perwakilan fraksi dan komisi dibentuk dan disahkan oleh paripurna sehingga pergantian orangnya tidak mudah. Anggotanya ini anggota tim harus diambil sumpahnya. Karena menyangkut kerahasiaan negara," terang Mahfudz.

Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman menilai, positif pembentukan tim Pengawas intelijen ini. Menurut dia, pembentukan tim ini akan mendorong BIN untuk bekerja sesuai koridor peraturan dan Undang-Undang yang berlaku.

"BIN itu bekerja untuk rakyat. BIN tidak boleh intimidasi rakyatnya sendiri. Harus diberikan BIN kebebasan berdasarkan yang diatur oleh UU. Prinsipnya pengawasan itu akan berdampak positif," kata Marciano.


(KRI)