Istri Masuk Bursa Pilkada, Wali Kota Pekalongan Mundur

Bambang Mujiono    •    Senin, 15 Jun 2015 12:49 WIB
pilkada serentak
Istri Masuk Bursa Pilkada, Wali Kota Pekalongan Mundur
Foto: Wali Kota Pekalongan Basyir Ahmad/MI_Achmad Sapuan

Metrotvnews.com, Pekalongan: Wali Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Muhammad Basyir Ahmad Syawie akan mengundurkan diri dari jabatannya. Ini terkait pencalonan istri Basyir, Balqis Diab yang akan maju dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkda) serentak, Desember mendatang.  

Rencananya, Basyir Ahmad akan menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait pengunduran diri. Ini berdasarkan Surat edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 302/ KPU/VI/2015 per 12 Juni 2015 yang berisi larangan pencalonan dari keluarga wali kota, bupati, atau gubernur yang masih menjabat.

"Saya rencana akan bertemu dengan Gubernur (Ganjar Pranowo) terkait pengunduran diri saya. Namun itu pun harus berdasarkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri," kata Basyir Ahmad kepada wartawan di Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (15/6/2015).

Basyir Ahmad berharap keputusan pengunduran dirinya jatuh pada 6 Juli 2015. Sebab Basyir menganggap 6 Juli adalah tanggal bersejarah bagi dirinya setelah menjabat Wali Kota Pekalongan selama dua periode.

"6 Juli adalah tanggal yang istimewa. Jadi saya akan mencoba meminta agar surat keputusan pengunduran diri jatuh pada tanggal tersebut," ujar Basyir.

Saat ini, istri Basyir, Balqis Diab adalah anggota DPRD Kota Pekalongan. Balqis akan diusung Partai Golkar masuk bursa pengganti suaminya sebagai calon Wali Kota Pekalongan.


(TTD)