Berpotensi Rugi Rp137,4 Miliar, Kanwil DJP Jabar Panggil PKP

   •    Senin, 15 Jun 2015 13:39 WIB
pajak
Berpotensi Rugi Rp137,4 Miliar, Kanwil DJP Jabar Panggil PKP
Gedung Kementrian Keuangan RI Direktorat Jendral Pajak (MI/ANGGA YUNIAR)

Metrotvnews.com, Bandung: Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Barat (Jabar) melakukan pemanggilan kepada para Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Dari penelitian yang dilakukan oleh tim penyidik diperoleh keyakinan bahwa modus yang digunakan oleh para pengusaha itu adalah melakukan pengkreditan faktur pajak secara tidak sah secara material. Atas tindakan ini negara mengalami potensi kerugian sekitar Rp137,4 miliar.

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Adjat Djatnika mengatakan, dari 18 pengusaha yang dipanggil, sebanyak 16 pengusaha hadir. Pemanggilan para pengusaha dilakukan di Kanwil DJP Jawa Barat I, Jalan Asia Afrika 114, Bandung. Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap Selasa dan Kamis.

"Hasil klarifikasi pada hari itu membuahkan komitmen pembayaran pajak dari tujuh pengusaha sebesar Rp14,6 miliar," kata dia, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (15/6/2015).

Adjat Djatnika menambahkan, upaya pengamanan penerimaan terus dia lakukan dengan berbagai cara. Penelitian Faktur Pajak ini hanyalah salah satu contoh upaya dari departemen untuk mencegah kebocoran dana dari masyarakat. 

"Selain itu kami terus melakukan upaya lain seperti intensifikasi pemungutan pajak melalui pemanfaatan data pihak ketiga, dan lain-lain. Center for Tax Analysis (CTA) sudah mulai mengolah data dari berbagai sumber. Kami juga membentuk Task Force yang secara rutin turun ke KPP untuk membantu teman-teman di sana," papar Adjat.

Terkait dengan program nasional Tahun Pembinaan Wajib Pajak, Kanwil DJP Jawa Barat I juga telah melakukan penyebaran informasi ke Wajib Pajak. Berbagai bentuk sosialisasi dan publikasi dilakukan agar para Wajib Pajak mengetahui fasilitas penghapusan sanksi administrasi tersebut. (Arif Wicaksono)


(ABD)