Bagaimana Sosialisasi 4 Pilar yang Efektif?

Aulia I. Salam    •    Senin, 15 Jun 2015 16:20 WIB
mpr ads
Bagaimana Sosialisasi 4 Pilar yang Efektif?

Metrotvnews.com, Manado: Berbagai cara dicoba mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila, UUD '45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Mulai dari model seminar, dialog hingga outbond sesuai karakter pesertanya yang beragam.

Tapi ada dua kelompok yang harus mendapatkan sosialisasi empat pilar. Sebab kelompok ini terdiri dari orang-orang berpengaruh di daerah masing-masing sehingga memudahkan penyebarluasan hasil-hasil sosialisasi. Siapakah mereka?  

"Para kepala lingkungan, imam masjid dan pendeta gereja," saran Reiner Ointoe, budayawan Manado, dalam sosialisasi empat pilar di Hotel Ahlan, Manado, Senin (15/6/2015).

Manado yang terdiri dari 87 keluaran di 13 kecamatan, memiliki lebih dari 200 orang kepala lingkungan. Sedangkan jumlah pendeta sekitar 500 orang, dan imam masjid kurang lebih 240 orang. 

Mereka inilah yang nantinya menyebarluaskan nilai empat pilar kepada warganya dan jemaahnya," sambungnya.

Kelompok berikutnya adalah para anggota dan bakal calon DPR, DPRD Provinsi. dan DPRD Kabupaten Kota. Sebagai calon pemimpin, wajib memahami dan melaksanakan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD '45 dan NKRI.

"Kalau tidak paham, bagaimana bisa memimpin negara?" ujar nara sumber sosialisasi ini.

Pendapat ini didukung Waka MPR EE Mangindaan. Para tokoh dan politikus adalah bagian penting masyarakat karena tindakannya sering dijadikan teladan. 

Kepada mereka pula pelaksaan slogan "Torang Samua Basudara" yang menyelamatkan Sulawesi Utara dari konflik komunal dipercayakan. Hanya dengan terus memperkuat persatuan, persaudaraan, toleransi, gotong royong dan saling menghormati maka semua aksi provokasi adu domba dapat ditangkal.

"Tetap jadikan Sulut sulid disulut perpecahan," kata Mangindaan yang merupakan Gubernur Sulawesi Utara periode 1990-1995 & 1995-2000.

 


(LHE)