BW Cabut Gugatan, Polri: Berapa Kali Bisa Diajukan dan Dicabut?

Githa Farahdina    •    Senin, 15 Jun 2015 18:30 WIB
bambang widjojanto tersangka
BW Cabut Gugatan, Polri: Berapa Kali Bisa Diajukan dan Dicabut?
Kadiv Humas Irjen Pol Anton Charliyan. Foto: Meilikhah/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua nonaktif KPK Bambang Widjojanto mencabut gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 15 Juni pagi. Meski mengaku menghormati langkah itu, namun Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan justru heran.

"Ini diajukan, dicabut dan diajukan lagi. Kami juga belum tahu bisa berapa kali (gugatan) dimasukkan kemudian dicabut. BW ini kan sudah dua kali," kata Anton di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015).

Anton mengakui, pengajuan dan pencabutan gugatan menjadi hak perorangan. Praperadilan yang termasuk delik aduan ini memang bisa bebas dimasukkan dan dicabut.

"Kalau beliau beranggapan ingin dicabut dengan alasan sendiri, kami pun menghormati," tambah Anton.

Sementara sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Pol Victor Simanjuntak mengaku kecewa atas pencabutan gugatan praperadilan BW. Pasalnya, ia sudah memberi kesempatan pada BW untuk membuktikan di sidang praperadilan. "Kita kasih kesempatan eh malah dicabut lagi," kata Victor.

Diberitakan sebelumnya, Bambang Widjojanto mencabut permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini.

"Setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan persetujuan dari klien kami, Bambang Widjojanto akhirnya kami cabut permohonannya," ujar Abdul Fickar Hadjar selaku tim kuasa hukum Bambang Widjojanto dalam keterangan tertulisnya.

Alasannya, penasehat hukum memandang banyaknya putusan hakim praperadilan di PN Jakarta Selatan yang janggal. "Putusan Hakim penuh kejanggalan, seperti melampaui dalil yang diminta dan diargumentasikan (Ultra Petita)," sambungnya.


(KRI)