Balap Motor

YSR Kelas 250 Pro, Tim Balap Riset Motor hingga 280 cc

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 15 Jun 2015 19:50 WIB
balap motor
YSR Kelas 250 Pro, Tim Balap Riset Motor hingga 280 cc
Pembalap yang bertarung di Kelas 250 Pro Yamaha Sunday Race, sudah upgrade mesin hingga 280 cc. MTVN/A Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Bogor: Yamaha Sunday Race (YSR) with R Cup Series melombakan kelas komunitas dan profesional rider. Salah satu kelas profesional rider adalah 250 Pro, di sini pesertanya didominasi pembalap-pembalap profesional.

Mesin yang digunakan kelas profesional pun kebanyakan telah di-bore up menjadi 280 cc. Hal ini dilakukan agar tim bisa meriset mesin dan kapasitas memang dibatasi 280 cc.

"Mereka memang boleh bore-up sampai 280 cc tapi hanya boleh pakai piggyback, sedangkan waku ARRC kemarin mesin 250 cc tapi full ECU. Harga full ECU itu sangat mahal, bisa dua kali harga motor," beber Muhammad Abidin, GM Aftersales & Motorsport Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Hal ini memang diakui sejumlah tim dan rider, seperti Hendra Rusbule, pembalap Daytona Proven Performance, yang pada seri pertama YSR pakai mesin standar. "Kalau maksa 250 cc bakal ketinggalan jauh, lap time mentok-mentok cuma 1 menit 48 detik. Kalau 280 cc bisa 1 menit 46,92 detik," katanya.

Begitu pula dengan Galang Hendra, Ia mengaku baru pertama kali pakai mesin 280 cc ini. "Masih riset mas, kemarin belum dapat setup yang tepat, jadi belum maksimal sekarang," katanya.

Galang bahkan mengatakan, meski mesinnya sudah 280 cc justru waktu tiap putaran yang dicatatkannya justru lebih lama. "Lebih cepat waktu ARRC, mesin standar semua tapi pada kencang semua," sambungnya.

Sebagai media untuk riset mesin, tak heran banyak yang masih trial and error pada kelas 250 Pro. Mesin jebol, macet hingga power drop saat balapan berlangsung jadi pemandangan biasa.


(UDA)