Kubu Ical dan Agung Mulai Bicarakan Aturan Main di Pilkada

Surya Perkasa    •    Senin, 15 Jun 2015 22:33 WIB
dualisme golkar
Kubu Ical dan Agung Mulai Bicarakan Aturan Main di Pilkada
Suasana rapat Tim Penjaringan Golkar. (Foto: MTVN/Surya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Golkar Gabungan untuk Penjaringan Kepala Daerah mulai membahas teknis yang akan dipakai antara kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono dalam Pilkada 2015. Tim akan membahas aturan main yang akan dipakai dua kubu.

Ketua Tim Penjaringan kubu Ical, MS Hidayat, mengatakan kedua pihak akan mencari titik temu untuk kader yang akan diusung di Pilkada. Jika kedua kubu tidak sepakat untuk satu nama calon yang maju, baru digunakan mekanisme lain.

"Calonnya itu nanti di kriteria calon. Kita cari kesamaan dulu. Yang ada beda ditunda dulu, supaya bisa melangkah. Menetapkan harus ada survei," kata MS Hidayat di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015).

Kedua kubu nantinya akan menurunkan tim hingga tingkat kecamatan untuk memastikan kemenangan Golkar. "Kita bersama, Agung dan Ical kepentingannya sama. Mau memenangkan pilkada di 269 kabupaten-kota," tegas MS Hidayat.

Dalam pertemuan kali ini, mereka juga fokus tentang pembagian komposisi di dalam Pilkada yang akan datang. Diharapkan, kedua kubu dapat bersatu hingga proses Pilkada selesai.

Pertemuan berlangsung sejak pukul 20.00 WIB. Perwakilan kedua akur saat bertemu. Bahkan ketujuh orang yang hadir sejak awal menyempatkan diri santap malam bersama

Dari kubu Agung hadir Ibnu Mundzir, Zainudin Amali dan termasuk Yorrys Raweyai dan Lawrence Siburian. Hanya Gusti Iskandar yang tidak dapat hadir dalam rapat.

Sementara itu dari Kubu Ical hadir MS Hidayat, Nurdin Halid, Sjarif Tjitjip. Sementara itu Theo Sambuaga masih dalam perjalanan. Aziz Syamsudin tidak dapat hadir karena keluarganya sedang sakit.


(OGI)