Saksi Akui Diminta Udar Pristono Transfer Duit ke 2 Wanita

Renatha Swasty    •    Selasa, 16 Jun 2015 01:39 WIB
korupsi transjakarta
Saksi Akui Diminta Udar Pristono Transfer Duit ke 2 Wanita
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta 2012-2013 Udar Pristono (kiri) ketika menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/5). (FOTO: ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Metrotvnews.com, Jakarta: Staf Kepala Biro Administrasi Sarana Perkotaan Suwandi mengaku, mantan bosnya Udar Pristono pernah memintanya untuk mentransfer sejumlah uang kedua perempuan. Wanita yang dia maksud adalah R Yanti Affandie dan Syntha Putri Satyaratu Smith.

"Pernah ke rekening Bu Yanti," kata Suwandi saat bersaksi buat terdakwa Udar Pristono di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (15/6/2015).

"Syntha (juga)," tambah Suwandi.

Namun, Suwandi mengaku lupa, jumlah uang yang dia setor untuk kedua wanita itu. Dia juga mengaku tak tahu siapa kedua perempuan itu. Khusus untuk Syntha, Suwandi bahkan mengaku pernah mengirimkan uang melalui ATM.

Tak cuma mentransfer buat perempuan, Udar kerap memintanya menyetorkan duit ke Bank Mandiri Cideng dan BCA Cideng. Diketahui, rekening itu milik Udar. "Rutin tiap bulan," pungkas dia.

Terkait asal muasal duit, Suwandi mengaku tidak mengetahuinya. Dia juga segan buat bertanya. Udar pun kata dia tak pernah memberikan penjelasan.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono didakwa menerima uang gratifikasi mulai tahun 2010-2014. Total uang yang diterima Udar Pristono mencapai Rp6,5 miliar. Setelah menerima pemberian uang tersebut, Udar menyuruh Suwandi untuk menyimpan uang ke dalam rekening atas nama Udar Pristono di Bank Mandiri Cabang Cideng dan di Bank BCA Cideng.

Simpanan uang yang berada di Bank Mandiri Cabang Cideng dengan total sebesar Rp4.643.400.000 dan di Bank BCA Cabang Cideng Rp1.875.865.000 menimbulkan kecurigaan. Jaksa pada Kejari Jakpus menyebut fulus itu tidak sesuai dengan penghasilan Udar.


(OGI)