Impor BBM Turun, Picu Surplus Neraca Perdagangan USD955 Juta

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 16 Jun 2015 12:43 WIB
neraca perdagangan indonesia
Impor BBM Turun, Picu Surplus Neraca Perdagangan USD955 Juta
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Neraca perdagangan Mei 2015 mengalami surplus sebesar USD955 juta. Surplus Mei ini lebih baik dibanding surplus bulan sebelumnya yang hanya sebesar USD477,4 juta. Hal ini merupakan dampak dari impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditekan pemerintah secara signifikan.

"Permintaan impor minyak yang dapat ditekan selama Mei tersebut membuat surplus neraca perdagangan semakin membaik," ujar Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, di Kantornya, Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2015).

Dirinya menambahkan, total impor selama Mei 2015 mencapai USD11,6 miliar atau mengalami penurunan 21,4 persen dibandingkan tahun lalu. Penurunan ini dipicu permintaan impor minyak mentah yang turun 54,1 persen dan minyak olahan yang turun 40,6 persen.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan selama Januari hingga Mei 2015 mengalami surplus USD3,8 miliar. Ini ditopang oleh peningkatan surplus neraca perdagangan nonmigas dan defisit neraca perdagangan migas yang semakin kecil.

"Penurunan surplus neraca perdagangan selama 2015 ini disumbang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang mencapai USD5,7 miliar. Sedangkan neraca perdagangan migas mengalami defisit sebesar USD2,0 miliar," pungkas dia.


(AHL)