Hilang, Tanker Malaysia dengan 5 WNI Dikhawatirkan Dibajak

Fajar Nugraha    •    Selasa, 16 Jun 2015 14:24 WIB
orkim harmony
Hilang, Tanker Malaysia dengan 5 WNI Dikhawatirkan Dibajak
Kapal tanker Orkim Harmony yang hilang (Foto: The Star)

Metrotvnews.com, Putrajaya: Sebuah kapal tanker berisi bahan bakar milik Malaysia, dikabarkan hilang di Laut China Selatan. Kapal dengan bobot 6.000 metrik ton itu hilang sejak 11 Juni 2015 lalu.
 
Pihak Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) mengonfirmasi bahwa kapal tanker MT Orkim Harmony kemungkinan besar telah dibajak. Tidak adanya tanda-tanda puing yang mengindikasikan kapal telah tenggelam, makin memperkuat kecurigaan kapal dibajak.
 
Menurut Deputi Direktur Jenderal MMEA Datuk Ahmad Puzi Ab Kahar, tidak adanya permintaan pertolongan bantuan membuktikan bahwa sistem informasi tidak berfungsi. Sementara beberapa alat pelacak juga dengan sengaja dinon-aktifkan.
 
"Pencarian kami saat ini difokuskan di wilayah Laut China Selatan, mulai dari Johor ke Kelantan. Kami juga telah membuka perbatasan di Sabah dan Sarawak, serta Selat Malaka agar negara tetangga bisa membantu melakukan pencarian," ujar Puzi, seperti dikutip Bernama, Selasa (16/6/2015).
 
Kapal berbendera Malaysia itu berlayar dengan 22 kru dari tiga negara. Awak kapal terdiri dari 16 warga Malaysia, lima warga negara Indonesia (WNI) dan seorang warga Myanmar.
 
Puzi menambahkan, proses pencarian berlangsung lebih lama karena ada jeda 10 jam dari laporan awal bahwa kapal telah hilang. 
 
Semua faktor pendukung yang didapatkan, menurut Puzi membuat MMEA melakukan pencarian besar-besaran di perairan luas. Ini dilakukan demi mencegah kapal bergerak lebih jauh.



(FJR)