Jelang Muktamar, Harga Rumah Kontrakan & Sewa Mobil Meroket

Nurul Hidayat    •    Selasa, 16 Jun 2015 16:00 WIB
muktamar nahdlatul ulama
Jelang Muktamar, Harga Rumah Kontrakan & Sewa Mobil Meroket
Ilustrasi kos-kosan. FOTO: MI/ BARY FATHAHILAH

Metrotvnews.com, Jombang: Harga rumah kontrakan dan sewa mobil di Kabupaten Jombang melambung tinggi. Penyebabnya, karena Jombang akan melaksanakan Muktamar ke-33 Nahdatul Ulama pada 1-5 Agustus. Sehingga beberapa pihak ingin mengambil keuntungan dari even akbar kaum Nahdliyin tersebut.

"Biasanya harga kontrak dengan kondisi lokasi lumayan strategis antara Rp7 juta-Rp10 juta selama setahun. Tapi saat ini bisa mencapai Rp10 juta selama satu bulan dengan kondisi rumah dua lantai, bahkan ada yang Rp4 juta itu hanya seminggu saat pelaksanaan muktamar," ujar Subeki, salah satu pemilik usaha kontrakan di Kabupaten Jombang, Selasa (16/6/2015).

Subekti menambahkan, naiknya harga kontrakan ini karena beberapa pihak ingin memanfaatkan momentum muktamar untuk mencari keuntungan. Penetapan harga ini berdasarkan keinginan pemilik rumah tanpa ada batasan.

"Mereka menetapkan harga itu sesuka hati namun pintar-pintar kita saja untuk menawar, jelang pelaksanaan muktamar ini kondisi hotel sudah penuh jadi alternatif para Muhibbin ini ya kontrakan dan kos-kosan," imbuhnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Tarno, pengusaha mobil sewaan. Dia mengaku mendapatkan keutungan jelang pelaksanaan muktamar kali ini, karena harga sewa mobilnya juga mengalami kenaikan.

"Ini sudah dipesan mas, oleh salah satu pengurus cabang NU, sewa langsung empat mobil dengan harga Rp500 ribu per hari per mobil. Kalau hari biasa hanya sebesar Rp250 ribu-Rp300 ribu per hari mas," jelasnya.

Tarno juga mengatakan bahwa selain dirinya, pengusaha sewa mobil yang lain juga merasakan hal yang sama dan merasakan berkah pelaksanaan muktamar. "Mungkin ini yang dinamakan berkah dari muktamar mas," selorohnya.


(AHL)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

3 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA