3 Efek Samping dari Meditasi Mindfulness

   •    Selasa, 16 Jun 2015 16:34 WIB
kesehatan
3 Efek Samping dari Meditasi Mindfulness
Meditasi bisa membawa efek samping. (Foto:Huffingtonpost.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Meditasi adalah upaya membuka pikiran menjadi rileks. Ada beberapa macam meditasi, salah satu yang populer adalah mindfulness meditation atau meditasi mindfulness.

Meditasi mindfulness merupakan praktek duduk diam, dengan fokus pada napas Anda yang membuat Anda serasa melayang. Jenis meditasi ini mengajarkan kita mengamati pikiran dan gambar yang melintasi pikiran dengan tujuan melatih kita membiarkan pikiran lewat tanpa harus terbawa olehnya. 

Melakukan meditasi sama juga dengan meredakan kemarahan pada diri Anda. Ada banyak manfaat menakjubkan dari mediasi yang bisa menguntungkan banyak orang. 

Sebuah studi Universitas Oxford, misalnya, telah menemukan bahwa program terapi kognitif berbasis kesadaran dapat mengurangi depresi sebesar 44 persen. Dengan kata lain, meditasi mindfulness seefektif mengambil obat antidepresi, kata para peneliti.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa meditasi juga memiliki potensi berbahaya yang mungkin belum Anda ketahui. Para psikiater kini mulai memperingatkan meditasi mindfulness memiliki efek samping yang memiliki hubungan dengan manfaat meditasi tersebut. 

Membawa perasaan bosan, kekosongan bahkan takut

Dr Florian RUths, Konsultan Psikiater Rumah Sakit Maudsley, London Selatan, melaporkan bahwa kasus yang jarang terjadi dari depersonalisasi (perasaan bahwa tubuh Anda bukan milik atau bagian dari diri Anda), di mana beberapa mediator merasa mereka seperti menonton diri mereka dalam sebuah film.

Bagi sebagian orang ini "depersonalisasi" dapat menyiapkan beberapa emosi yang sulit digambarkan, yang mencakup perasaan perasaan bosan, kekosongan, bahkan ketakutan.

Efek samping dari potensial atau bahaya mediatasi penting diketahui terlebih dahulu sebelum mencoba untuk melakukannya.

Menyebabkan gangguan hubungan sosial

Sesuai dengan penelitian, ditemukan koresponden yang merasa dirugikan oleh meditasi karena faktor psikologis yang menyebabkan dia terganggu dalam hubungan sosialnya. 

Para pakar mengatakan, efek samping yang ekstrim dan langka hanya mungkin terjadi setelah jangka waktu meditasi, seperti dalam waktu seminggu saat seseorang menjalankan meditasi dengan berdiam diri. 

Menyebabkan Anda pasif

Dalam pemikiran luas, meditasi mindfulness hanyalah alat atau cara untuk menenangkan dan memfokuskan diri sendiri. Tapi, dalam tradisi Buddhis, ini tentang mendapatkan wawasan tentang kondisi manusia, mengurangi stres dan penderitaan di hati juga pikiran kita sendiri.

Ini tentu memiliki manfaat menenangkan dalam situasi di mana kita tidak dapat berbuat banyak untuk mengubah hal-hal dan itu perlu untuk tenang dan tidak stres. Namun, ada kalanya kita harus marah, sedih dan bertekad untuk mengubah hal-hal tersebut.

Antusiasme pemikiran tunggal yang ada dalam meditasi saat ini sering digunakan di sekolah, rumah sakit juga perusahaan seperti Google untuk menutupi celah terkait penindasan, ketidakadilan, diskriminasi dan kesulitan lain. 

Jenis penyebaran meditasi sama saja dengan menggunakan Psychopharmacology represif untuk menahan orang, atau perintah untuk 'berhenti berpikir tentang hal itu,' yang akan cukup melemahkan diri Anda. Pada akhirnya, ini adalah cara yang paling efektif untuk membuat Anda terisolasi, pasif dan patuh.

Intinya, bahaya meditasi dapat dihindari dengan Anda melihatnya sebagai bagian dari teknik untuk hidup. Karena meditasi bukan hanya tentang kedamaian, tapi membuka ruang untuk Anda melihat luka lama, trauma yang pernah Anda hadapi bisa kembali muncul ke permukaan. (Sumarni/Lifehack)


(LOV)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA