Ganjar: Dana Aspirasi, ya, Minta Jatah

Deo Dwi Fajar Hari    •    Selasa, 16 Jun 2015 16:59 WIB
dpr
Ganjar: Dana Aspirasi, ya, Minta Jatah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Semarang: Bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mematok besaran dana aspirasi tak ubahnya sebagai cara lain anggota DPR dalam meminta jatah ke eksekutif.

"Jika nominal dana aspirasi dimunculkan di awal. Ini istilahnya lebih tepat minta jatah," kata Ganjar, di Semarang, Selasa (16/6/2015).

Lebih rawan lagi, kata Ganjar, mematok dana aspirasi amat berpotensi menuai korupsi. "Bisa untuk ajang praktik korupsi. Dan sangat berbahaya. Belum lagi pembagian dana ke konsituennya tidak sesuai sasaran.Ya, bahaya to," katanya.

Mantan Anggota Komisi II DPR meyakini dana aspirasi bukan dibagi berdasarkan besaran nominal tertentu. Namun, lebih pada kebutuhan yang diserap langsung dari konstitued di daerah melalui reses. Baru dana aspirasi ini diusulkan ke pemerintah untuk dibantu.

"Saya itu juga mantan anggota DPR. Kan lucu kalau dana aspirasi diminta tapi dengan nominal tertentu," jelasnya.

Menurutnya, yang berhak menggunakan anggaran adalah eksekutif. Legislatif pada tataran mengawasi. "Ada porsinya masing-masing," ujarnya.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ngotot agar DPR mendapatkan dana aspirasi sebesar 20 miliar untuk setiap anggota. Ia beralasan dana itu bisa digunakan untuk menjawab keluhan masyarakat saat anggota DPR turun ke daerah. "Selama ini anggota DPR hanya datang, pidato, dan berdoa," kata politisi PKS ini.

 


(UWA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA