Direksi Bursa Harus Bersinergi dengan Dewan Komisioner OJK

   •    Selasa, 16 Jun 2015 18:17 WIB
bursa saham
Direksi Bursa Harus Bersinergi dengan Dewan Komisioner OJK
IHSG DITUTUP ANJLOK 2,3%, (ROMMY PUJIANTO,MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada masa 2015-2018 diharapkan akan membangun kerja sama yang baik dengan Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kerja sama ini diharapkan akan menyukseskan program kerja yang akan di usungnya.

Komisaris BEI Garibaldi Tohir mengatakan kerja sama dengan DK OJK diperlukan untuk mengaet sejumlah program kerja yang akan dilakukan selama tiga tahun ke depan, terutama untuk memperdalam investor lokal dan memperbesar kedalaman pasar modal bagi masyarakat. 

"Saya punya keyakinan bahwa dengan bekerja bersama-sama BEI bisa menarik banyak lagi emiten," kata dia seperti dikutip dari Metro Bisnis, Selasa (16/6/2015). 

Ketua DK OJK Nurhaida berharap direksi BEI yang terpilih bisa membawa pasar modal melangkah lebih maju dengan beberapa program unggulan yang terarah dan lebih jelas bagi perkembangan pasar modal Indonesia.

"Pasar modal Indonesia membutuhkan direksi yang membawa pasar modal kita melangkah lebih maju," kata dia.  

Direktur Utama BEI Ito Warsito, pada periode 2012-2015, menuturkan tantangan yang akan dihadapi bagi direksi bursa adalah dalam rangka meneruskan fondasi yang sudah ada dan melanjutkannya secara estafet untuk mendukung perkembangan pasar modal Indonesia.  

"Tugas BEI adalah memperkuat fondasi ke depan," kata dia. 

Sekadar informasi, surat OJK Nomor S-239/D.04/2015 tanggal 11 Juni 2015 yang ditujukan kepada direksi PT BEI memiliki isi bahwa Tito terpilih menjadi Dirut BEI. Berikut daftar susunan direksi BEI yang baru periode 2015-2018.  Direktur Pengawasan: Hamdi Hassyarbini. Direktur Keuangan: Chaeruddin Berlian, Direktur Informasi Teknologi: Sulistyo Budi. Direktur Pengembangan: Nicky Hogan, Direktur Penilaian Perusahaan: Samsul Hidayat dan Direktur Perdagangan: Alpino Kianjaya. (MTVN, Arif Wicaksono) 


(ABD)