Pemerintah Perlu Segera Genjot Ekspor

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 16 Jun 2015 18:18 WIB
ekspor
Pemerintah Perlu Segera Genjot Ekspor
Ekspor (ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Chief Economist & Strategic Investment IGIco Advisory Martin Panggabean mengimbau kepada pemerintah untuk segera menggenjot ekspor ke berbagai negara strategis yang perekonomiannya sedang pulih dan tumbuh signifikan.

Tak hanya itu, Martin memandang pemerintah juga harus menetapkan skala prioritas industri di tengah tren perang kurs di antara negara-negara yang memiliki kekuatan ekspor relatif sama.
 
Martin menambahkan, untuk jangka pendek, rupiah dan inflasi semakin memperlemah sektor riil. Pada perdagangan pekan lalu rupiah sempat nyaris menembus Rp14.000 per USD yang merupakan level terendah sejak krisis 1998.

"Kondisi ini membuat pemerintah cemas dan meminta publik mewaspadai perang kurs (currency war) di antara negara-negara yang memiliki kekuatan ekspor relatif sama," terang dia, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (16/6/2015).
 
Menurut dia, pelemahan kurs yang terjadi dalam beberapa bulan ini masih dalam batas yang wajar. Secara fundamental, pelemahan memang dipicu oleh twin deficit current account and fiscal. Namun, kedua defisit tersebut diperkirakan akan membaik.

Dalam perhitungan yang dilakukan pihaknya, terlihat bahwa para pelaku pasar tidak berekspektasi bahwa rupiah akan melemah sampai angka Rp25.000 per USD. Angka ini hanyalah simulasi yang dilakukan beberapa bank di luar negeri untuk stress-testing analysis, dan bukan merupakan proyeksi ataupun ekspektasi riil.

Dalam jangka menengah, ada harapan yang riil dari sisi ekspor. Ekspor ini yang harus disiapkan oleh Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian KKP dan Kementerian ESDM. Sedangkan Kementerian Perindustrian harus segera menetapkan skala prioritas industri yang harus responsif mendorong kinerja ekspor dalam jangka pendek dan menengah ini.
 
Beberapa negara seperti Amerika Serikat, India dan Jepang yang perekonomiannya sedang membaik dan tumbuh dijadikan target tujuan peningkatan ekspor. "Jepang dan AS, misalnya, yang konsumsi makanan lautnya besar harus menjadi target pasar, sehingga Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki andil besar dalam menggenjot ekspor," pungkas dia.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA