Pimpinan DPR Blusukan ke Pasar Induk Kramat Jati

Anggitondi Martaon    •    Selasa, 16 Jun 2015 20:00 WIB
dpr ads
Pimpinan DPR Blusukan ke Pasar Induk Kramat Jati
Ketua DPR Setya Novanto (kedua kiri) didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon (ketiga kiri) serta Anggota Komisi IV DPR Firman Subagyo (belakang) berbincang dengan pedagang bawang merah saat sidak di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta -- ANT/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, heboh dengan kedatangan Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, perwakilan Komisi IV Firman Subagyo, dan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Suharso Manoarfa. Mereka sengaja melakukan sidak untuk melihat langsung harga kebutuhan pokok jelang Ramadan

"Kami merasa puas, sidak langsung pemerintah ini hasilnya kenaikan harga di pasar Induk masih terkontrol," ucap Setya Novanto seusai sidak di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta timur, Selasa (16/6/2015).

Pria yang akrab disapa Setnov ini juga mengapresiasi pemerintah pusat, yang menginstruksikan semua pemerintah daerah untuk melakukan sidak secara nasional. Sehingga tidak terjadi kenaikan harga yang sangat ektrem.

"Presiden Jokowi sidak serentak di seluruh Indonesia. Pemerintah sudah koordinasi, minta pengendalian dan kontrol agar tengkulak tidak main di sana," kata Setnov.

Setnov menyampaikan, agar masyarakat tidak khawatir dengan kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah bersama DPR akan terus memantau ketersediaan bahan sembako dan mejaga harga tetap stabil.

"Pemerintah akan terus kontrol dan lihat kondisi stok barang, dari distribusi dan pemasaran sehingga berjalan baik. Rakyat sabar, jangan ikut-ikutan isu harga naik," ungkapnya.

Rombongan wakil rakyat itu tak segan berdekatan dengan pedagang. Mereka bahkan menyempatkan berbincang dengan pedagang untuk ikut serta menjaga kestabilan harga bahan pokok. Rombongan pun tidak lupa memborong beberapa barang dagangan untuk dibawa pulang.


(NIN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA