JK Persilakan Perwira TNI dan Polri Jadi Capim KPK

Dheri Agriesta    •    Rabu, 17 Jun 2015 17:43 WIB
kpkpimpinan kpk
JK Persilakan Perwira TNI dan Polri Jadi Capim KPK
Wakil Presiden Jusuf Kalla--Foto: MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa perwira TNI dan Polri akan ikut bersaing menjadi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Presiden Jusuf Kalla mempersilakan mereka ikut ambil bagian dalam persaingan calon pimpinan lembaga antirasuah itu.

"Sejak dulu kan begitu. KPK yang pertama polisi, kedua jaksa," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2015).

Pimpinan KPK mendaftar sebagai individu, bukan perwakilan institusi. Sehingga, sedikit sulit untuk memberitahu asal instansi mereka.

Namun, ia tak mempermasalahkan selama yang mendaftar dapat memenuhi syarat dan mampu mengemban tugas. "Selama dia mampu memenuhi syarat, ya silahkan saja," kata dia.

Selain itu, pria yang pernah menjadi Wakil Presiden era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menjamin seleksi capim KPK akan berjalan transparan. "Kan baru daftar, nanti terbuka itu di DPR," tandas JK.

Tiga perwira Polri mendaftarkan diri sebagai capim KPK. Mereka adalah Irjen Yotje Mende, Irjen Syahrul Mamma, dan Irjen (Purn) Benny Mamoto. Kejaksaan Agung juga menyiapkan lima nama untuk lembaga antikorupsi itu. Panglima TNI Jenderal Moeldoko pun merekomendasikan purnawirawan jenderal TNI untuk ikut ambil bagian.

Saat ini, panitia seleksi sudah menerima pendaftaran 72 calon pimpinan KPK. Di antaranya ada dari Polri.

"Sampai Jumat 12 Juni, ada 72 orang yang telah mendaftar, di antaranya ada dari Polri. Saya melihat pada Sabtu dan Minggu ada beberapa orang lagi yang mendaftar lewat email, tetapi belum dikonsolidasikan,” kata Juru Bicara Pansel Pimpinan KPK, Betti S. Alisjahbana, Senin 15 Juni 2015.


(MBM)