Ekonomi Melambat, Pemerintah Perlu Percepat Pencairan Anggaran

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 17 Jun 2015 18:47 WIB
pertumbuhan ekonomi
Ekonomi Melambat, Pemerintah Perlu Percepat Pencairan Anggaran
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara (MI/ADAM DWI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan, rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2015 memang akibat dari lambatnya aktivitas perekonomian. Namun begitu, hal ini bisa diperbaiki dengan mempercepat pencairan anggaran pemerintah.

"Kuartal I-2015 activity memang lambat, tapi tidak secara signifikan. Menurut saya, faktor eksternalnya besar sekali. Memang bisa dibantu kalau pemerintah mempercepat mencairkan anggaran," ujarnya, di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2015).

Dirinya menambahkan, tekanan negara di emerging market terhadap produk komoditas utama Indonesia menyebabkan anjloknya harga komoditas tersebut.

"Negara emerging market yang lain memang menantang. Tambang dan perkebunan juga (harga jatuh). Kepala sawit harganya jatuh 50 persen dari titik tertinggi, batu bara 40 persen dari titik tertinggi, nikel 30 persen, karet juga begitu," jelas dia.

Selain itu, perlambatan ekonomi di kuartal I-2015 juga didorong perlambatan di daerah. "Kami lihat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan, karena Kaltim negatif di kuartal I-2015 di mana Kalimantan hanya tumbuh satu persen. Sumatera tiga persen, walau Jawa 5,3-5,4 (persen) kan. Itu yang buat kuartal I-2015 di 4,71 persen," pungkasnya.

Meskipun demikian, dirinya tetap meyakini jika pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2015 akan lebih besar dibandingkan dengan kuartal I-2015 dengan alasan kinerja perekonomian di kuartal II-2015 akan lebih baik lagi.


(ABD)