Rini Soemarno Dilaporkan Karena Tudingan Jual Rahasia Negara

Githa Farahdina    •    Rabu, 17 Jun 2015 17:02 WIB
kabinet jokowi-jk
Rini Soemarno Dilaporkan Karena Tudingan Jual Rahasia Negara
Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno--Antara/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesian Club (IC) melaporkan Menteri BUMN Rini Soemarno ke Bareskrim Polri. Rini dilaporkan karena dugaan menjual rahasia negara melalui persetujuan kerja sama antara PT Telkom Indonesia dengan Singtel. Meski memandang kerja sama ini lumrah dilakukan dalam konteks business to business, IC memandang ada aturan yang ditabrak oleh Rini.

"Yang pertama ditabrak adalah UU 17 tahun 2013 soal Intelijen negara, kemudian PP 82 tahun 2012, ketiga UU Tipikor," kata Direktur IC Gigih Guntoro di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2015).

Gigih menyebut pemerintah dan Dirut PT Telkom Indonesia menabrak tiga aturan tersebut terkait upaya penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin pembangunan pusat data di Jurong Singapura. IC ingin memberi peringatan agar aparat hukum dalam hal ini pemerintah menghentikan pelanggaran itu.

"Minimal itu! Supaya tidak ada kerugian negara yang luar biasa," tegas Gigih.

Pembangunan pusat data yang baru pada tahap peletakan batu pertama ini diakui belum menyebabkan kerugian negara. Penyalahgunaan wewenanglah yang nantinya akan merugikan Indonesia karena segala rahasia negara terpusat di Singapura.

"Kami sudah jelaskan kepada tim pengaduan masyarakat. Kami sudah dapat buktinya (laporan), bukan LP, tapi bukti pelaporan," terangnya.

Pembangunan pusat data di Singapura dinilai akan sangat menguntungkan negara itu. Gigih bahkan menyebut Singapura akan diuntungkan secara ekonomi. Sebab, penguasa informasi adalah mereka yang akan menguasai ekonomi.

"Ketika dibangun di Singapura, artinya dengan leluasa dengan legal, Rini dengan sengaja jual data itu ke luar negeri. Lah kalau kita butuh data itukan apa dong, artinya beli ke Singapura. Apakah itu data resmi atau data itu rekayasa kita juga tidak tahu," tukas Gigih.

Pekan depan, IC akan memberikan satu dokumen resmi terkait kerja sama Telkom dengan Singtel yang diizinkan langsung oleh Rini.


(SUR)