Begini Aksi Nekat Perampok Toko Emas di Brebes

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 17 Jun 2015 21:56 WIB
perampokan
Begini Aksi Nekat Perampok Toko Emas di Brebes
Toko Emas Jaya Putera. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Brebes: Kawanan perampok toko emas Jaya Putera Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah tergolong nekat dan sadis. Di tengah hiruk pikuknya suasana pasar mereka beraksi di siang bolong.

Tidak hanya itu, mereka juga melepaskan beberapa tembakan. Satu di antaranya mengenai seorang pedangan mie ayam, Nursidik. Beruntung nyawanya terselamatkan karena biji timah panas yang keluar dari selongsong senapan milik salah satu kawanan perampok hanya mengenai bahu kanan.

Meskipun peluru tembus hingga belakang, Nursidik yang terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Bakti Asih, Brebes, itu selamat.

Nursidik bercerita kawanan perampok yang berjumlah enam orang menggunakan jaket hitam dan berhelm cakil. Satu sepeda motor yang dipakai diketahui bernomor polisi G6851CF. Dalam beraksi, dua orang perampok bersenjata api berjaga di depan toko emas. Satu orang masuk ke toko dan sisanya bersiap di atas motor.

“Suasana saat itu ramai karena pengunjung pasar masih banyak. Tiba-tiba dua motor Suzuki Satria FU hitam dan sebuah Yamaha Vixion berhenti di depan Jaya Putra. Masing-masing motor dinaiki dua orang,” ungkap Warga Dukuhringin, Kecamatan Wanasari, Brebes ini, Rabu (17/6/2016).

Saat kejadian ia mengaku berada tak jauh dari toko yang dirampok. Sehingga, ia tahu di dalam toko ada saat itu hanya terdapat dua karyawati. Seorang pelaku yang membonceng langsung masuk toko. Dua rekannya menyusul dalam kondisi bersiaga. Mereka melangkah dengan cepat dan tenang.

“Sebenarnya banyak warga yang mengetahui perampokan itu. Namun, mereka tak mampu berbuat banyak karena dua perampok memamerkan pistolnya. Saya kemudian berniat mengambil batu untuk melempar pelaku, ketahuan, langsung ditembak. Beruntung peluru tak kena kepala, cuma menyerempet bahu kanan," ujarnya.

Si perampok menodongkan senjata kepada karyawan. Sehingga, dia leluasa mengambil seluruh perhiasan emas di dalam etalase toko. Setelah menjarah, tiga perampok itu keluar. Mereka melepaskan tembakan lagi dua kali ke udara. Tujuannya jelas menakuti warga yang berada di sekitar pasar.

Gerombolan itu selanjutnya tancap gas ke arah selatan pasar. Seorang warga pemilik bengkel di sebelah toko emas, Khalid, 29, berusaha mengejar memakai Vixion. Kemudian disusul warga lain memakai Mio. Upaya mereka kandas karena para perampok tahu ada yang mencoba membuntuti dan diancam akan ditembak.

Para perampok berhasil ditangkap Polres Brebes sehari setelah mereka beraksi. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Brebes, AKP Fadli  menginformasikan jika kawanan perampok yang berjumlah enam orang itu ditangkap saat berada di sebuah hotel di sekitar Lokawisata Baturraden Banyumas, pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Tim Buser Polda tangkap gerombolan perampok di sebuah hotel di lokawisata Baturraden, mereka juga mengamankan barang bukti hasil jarahannya," ungkapnya.

Sejumlah barang bukti perhiasan emas yang diambil kawanan perampok tersebut, kemudian di sita petugas dan dibawa langsung ke Mapolda bersama para tersangka. “Selain perhiasan berupa emas, juga disita barang bukti senjata api (senpi) turut  diamankan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan bersenjata api terjadi menjelang puasa di kompleks Pasar Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Sasarannya adalah toko emas Jaya Putra milik Wawi Gunawan, Selasa (16/6) pukul 14:45.


(UWA)