DPR Melihat Kasus Pembunuhan Angeline Rumit

Arnoldus Dhae    •    Rabu, 17 Jun 2015 22:10 WIB
penemuan jenazah angeline
DPR Melihat Kasus Pembunuhan Angeline Rumit
Anggota Komisi III DPR Patrice Rio Capella. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Denpasar: Sampai hari ini sudah dua orang anggota DPR RI yang mendatangi Polda Bali untuk memberikan atensi yang besar kepada kasus terbunuhnya Engeline.

Keduanya berasal dari Partai Nasdem yakni Akbar Faisal dan Patrice Rio Capella. Jika Akbar Faisal sudah mendatangi Polresta Denpasar Sabtu lalu,  maka Patrice baru menyambangi Polda Bali tadi siang, Rabu (17/6).

Keduanya sama-sama memberikan perhatian kepada kasus terbunuhnya Engeline secara tragis di rumah kediamannya di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar. Keduanya meminta aparat dari Polda Bali untuk lebih cepat menuntaskan kasus Engeline. Namun, tetap dalam koridor hukum.

Menurut Patrice, kasus yang menimpa Engeline ini sudah menjadi perhatian Komisi III DPR RI. "Ini adalah kasus hukum yang juga menjadi bagian dari kerja keras Komisi III. Makanya, Komisi III DPR RI memberikan perhatian penuh terhadap penyelesaian kasus terbunuhnya Engeline ini,' ujarnya.

Ia mengatakan, jika pihaknya meminta pada Kapolda Bali Irjen Pol Ronie F Sompie terus mengusut sampai tuntas agar semua pelaku bisa tertangkap.‬

"Berdasarkan keterangan dari Kapolda Bali, pembunuhan Engeline merupakan kasus yang luar biasa dan tergolong rumit, sehingga kepolisian sangat berhati-hati dalam mengungkap motif pembunuhan. Motif ini, nantinya akan menentukan apakah ada pelaku lain yang akan ditetap selain tersangka tunggal yang sudah ditangkap.‬ Kalau motifnya warisan yang seperti diduga selama ini, tentu AG tidak berdiri sendiri. Karena si AG bukan penerima warisan, kalau motifnya itu," jelasnya.‬

‪Selain itu, Rio Capella juga mendorong Polda Bali agar memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dalam melakukan penyelidikan.

"Walaupun waktunya baru 5 atau 6 hari, tapi masih ada waktu 20 hari untuk kita berikan UU agar cepat terungkap. Karena kalau kita lihat, antara TKP, korban dan pelaku itu dalam satu rumah. Jadi, kita lebih mudah untuk mengungkap kasus ini," terangnya.‬

Hingga kini, Komisi III DPR RI terus memantau kasus pembunuhan Engeline ini. Hal ini dilakukan karena kasus tersebut menjadi sorotan publik yang sangat luar biasa. Apalagi korban merupakan anak di bawah umur.

Patrice setuju apabila pelaku diberikan hukuman yang seberat-beratnya agar timbul efek jera kepada semua orang yang akan melakukan kejahatan.‬ "Kejahatan ini sama saja membunuh masa depan," ucapnya.

‪Mengenai penetapan tersangka M yang hanya dikenakan pasal penelantaran anak, menurutnya, hal itu hanya karena motif utama masih belum ditemukan. Nantinya, jika motif utama ditemukan, dirinya meyakini bahwa akan ditemukan pelaku lain.
 


(UWA)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

6 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA