Ekonomi AS Cukup Kuat Atasi Kenaikan Suku Bunga

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 18 Jun 2015 08:48 WIB
the fed
Ekonomi AS Cukup Kuat Atasi Kenaikan Suku Bunga
Gubernur The Fed Janet Yellen. AFP PHOTO/BRENDAN SMIALOWSKI

Metrotvnews.com, Washington: Pejabat Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve, memaparkan ekonomi AS tumbuh moderat setelah sempat melandai sejak musim dingin.

Bahkan, ekonomi Negeri Paman Sam ini dikatakan cukup kuat untuk mendukung peningkatan suku bunga yang akan dilakukan pada akhir tahun ini. Tetapi, mereka tetap mengkhawatirkan pemulihan pasar tenaga kerja.

Reuters melansir, Kamis, 18 Juni 2015, dengan ekonomi masih di jalur tumbuh sebanyak dua persen pada tahun ini, pernyataan kebijakan terbaru bank sentral itu masih sama. Setidaknya, mereka baru akan menaikkan suku bunga pada tahun ini.

Gubernur The Fed Janet Yellen menekankan bahwa keputusan suku bunga ini masih mengambang dan menunggu perbaikan lebih lanjut dalam pasar tenaga kerja.

Saat konferensi pers setelah akhir pertemuan kebijakan dua hari The Fed, Yellen mengatakan dia ingin bukti yang lebih menentukan bahwa pasar tenaga kerja bisa "sembuh" serta dan upah akan meningkat.

Namun demikian, The Fed tampaknya mendekati keputusan untuk melanjutkan kenaikan suku bunga segera setelah September. "Beberapa kelemahan siklus di pasar tenaga kerja masih tetap," kata Yellen, menunjuk ke tingkat partisipasi angkatan kerja yang rendah dan tingkat paruh kerja waktu yang tinggi.

Setelah ekonomi dilaporkan lemah untuk pada awal tahun ini kaeena kontraksi ekonomi kuartal pertama, pembuat kebijakan mengatakan produk domestik bruto siap tumbuh antara 1,8 persen dan 2,0 persen pada 2015, turun dari perkiraan Maret antara 2,3 persen dan 2,7 persen.

The Fed juga mengatakan tingkat pengangguran diperkirakan akan sedikit lebih tinggi pada akhir tahun, yakni berada di level 5,2 persen menjadi 5,3 persen, dari proyeksi sebelumnya meskipun sudah ada perbaikan yang berkesinambungan dalam pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran bulan lalu adalah 5,5 persen.

Kemudian, tingkat inflasi tetap rendah namun diperkirakan akan meningkat secara bertahap dengan target dua persen dalam jangka waktu menengah.


(AHL)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

6 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA