Tinjau Pemukiman Kumuh, Ahok Ajak JK Naik Helikopter

Wanda Indana    •    Kamis, 18 Jun 2015 09:43 WIB
rusunawa
Tinjau Pemukiman Kumuh, Ahok Ajak JK Naik Helikopter
Suasana pemukiman yang menempati bantaran kali Ciliwung. (Foto:MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnam dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berencana meninjau pemukiman kumuh di Tanjung Priok dan Kemayoran, Kamis (18/6/2015). Tinjauan dilakukan di atas udara menggunakan helikopter dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
 
Ahok mengklaim berhasil memindahkan 14 ribu warga yang tinggal di pemukiman kumuh dan ilegal ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Tahun ini, dia menargetkan memindahkan 12 ribu warga ke rusun. Menurutnya, warga yang menempati lahan ilegal banyak di Jakarta Utara.
 
Ia mengakui, banyak hambatan yang dihadapi selama relokasi. Meski warga sudah menempati rusun, banyak warga menjualnya dan kembali ke pinggir kali.  Oknum pejabat Pemerintah DKI diduga melakukan praktik jual beli unit rusun Rp15 juta - Rp 50 juta.
 
"Kadang-kadang PNS itu kami tangkap, tapi tidak pernah ngaku. Oknum RW, oknum penghuni juga main. Penghuni di sana seperti agen properti, sayangnya sebagian masyarakat kita tergiur," kata Ahok, Senin 20 April lalu.
 
Pihaknya akan mempercepat proses pembuatan rekening bank dan kartu debit Bank DKI sebagai tanda pengenal pemilik rusun agar jual beli rusun tak terulang. Kartu itu berfungsi untuk autodebet sewa rusun setiap bulannya.
 
"Kami sudah gunakan sistem bank. Pejabat kami yang menghambat program itu saya mau pecat. Kami sudah stafkan, sudah digeser," tegasnya.
 


(FZN)

Opsi: Setnov Bicaralah! (4)

Opsi: Setnov Bicaralah! (4)

13 minutes Ago

Peradilan Setya Novanto ibarat drama hukum. Persidangan sempat diwarnai aksi bisu Setnov. Duduk…

BERITA LAINNYA