OJK Minta BPR Perkuat Modal Hadapi MEA

Antara    •    Kamis, 18 Jun 2015 11:49 WIB
ojk
OJK Minta BPR Perkuat Modal Hadapi MEA
OJK (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Denpasar: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali meminta agar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memiliki modal minimum dan modal inti yang kuat ketika menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2020 untuk industri perbankan.

"Agar menjadi lebih baik, tidak hanya dipenuhi minimal tetapi juga lebih agar bisa siap maju dan berkembang dalam menghadapi MEA perbankan 2020 yang harus mempersiapkan diri jauh hari," kata Kepala OJK Bali Zulmi, dalam sosialisasi peraturan OJK mengenai kewajiban penyediaan modal minimum dan modal inti BPR, di Sanur, Denpasar, Kamis (18/6/2015).

Sesuai dengan aturan tersebut, pendirian BPR di Bali dibagi dalam tiga zona dengan persyaratan modal disetor minimum pendirian BPR baru yakni zona satu (Denpasar) sebesar Rp14 miliar, zona dua (Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar) sebesar Rp8 miliar, dan zona tiga (Kabupaten Bangli, Buleleng, Klungkung, Jembrana dan Karangasem) sebesar Rp6 miliar.

Sementara itu, Ketua Persatuan BPR Indonesia (Perbarindo) Bali Ketut Wiratjana mengatakan, untuk BPR yang telah berdiri juga memiliki persyaratan yakni modal inti pada 2019 minimal Rp6 miliar. "Seandainya hingga 2019 nanti tidak bisa dipenuhi syarat itu, harapan dari OJK, bisa gabung atau merger," ucapnya.

Saat ini, jumlah BPR di Pulau Dewata mencapai 137 dan satu BPR Syariah dengan total aset per April 2015 mencapai Rp9,7 triliun. OJK Bali merilis aset BPR di Pulau Dewata tumbuh melambat sebesar Rp0,2 triliun karena dipengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional dan global beberapa waktu lalu yang sempat melambat.

Sedangkan menyangkut kredit macet BPR di Pulau Dewata mengalami peningkatan dalam empat bulan terakhir yakni mencapai 2,91 persen atau meningkat dari akhir 2014 yang mencapai 2,3 persen. Untuk itu, BPR diminta untuk menerapkan prinsip kehati-hatian sebelum memberikan kredit kepada calon penerima dengan kelayakan analisis dan disertai agunan.


(ABD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA