Persekutuan Gereja Ucapkan Selamat Berpuasa

Tri Kurniawan    •    Kamis, 18 Jun 2015 11:58 WIB
ramadan 2015
Persekutuan Gereja Ucapkan Selamat Berpuasa
Ribuan umat Islam melaksanakan salat tarawih pada malam pertama Bulan Ramadan 1435H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 28 Juni 2014. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam di Tanah Air. Hal itu bentuk penghormatan, penghargaan dan solidaritas kepada umat Islam.
 
“Kami mendoakan kiranya umat Islam diberikan kemampuan menjalankan ibadah puasa dengan baik, mendapatkan pencerahan budi, dan kejernihan pikiran dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow, dalam siaran pers, Kamis (18/6/2015).

PGI menyerukan kepada semua umat Kristiani agar bersikap toleran, menghormati, dan menghargai pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Umat Kristiani diharapkan menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari agar tidak mengganggu kekhusukkan umat Islam menjalankan puasa.
 
“Baiklah kiranya umat Kristiani menjadikan Bulan Suci Ramadan ini sebagai momentum untuk belajar mengembangkan dan memperkuat cara hidup toleran dengan umat beragama lain,” pesannya.
 
PGI juga berharap pemerintah dapat menjalankan tugasnya dengan baik sesuai tugas dan kewenangannya untuk menjaga ketertiban selama Ramadan. “Kami berharap ibadah puasa dapat berjalan baik dan memberikan makna mendalam bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara ini,” paparnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau kepada masyarakat untuk menjalani puasa dengan damai. Jangan ada tindakan yang bisa mengganggu ibadah, seperti razia oleh organisasi kemasyarakatan (ormas).

Lukman yakin Ramadan tahun ini aksi ormas anarkis semakin berkurang. Seperti tahun lalu, puasa Ramadan dijalani dengan damai, tanpa ada tindakan pemaksaan dan kekerasan.

"Mudah-mudahan tahun ini tidak lebih buruk dari tahun lalu. Semua umat Islam dapat menjalani puasa Ramadan dengan penuh kedamaian," tandas Lukman.


(TRK)