Tunggu Audit BPK dan BPKP Alasan Polri Lama Usut Kasus UPS

Meilikhah    •    Kamis, 18 Jun 2015 12:49 WIB
korupsi ups
Tunggu Audit BPK dan BPKP Alasan Polri Lama Usut Kasus UPS
Komjen Budi Waseso. Foto: Reno Esnir/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) di Pemprov DKI Jakarta masih belum ada perkembangan signifikan. Publik khawatir kasus yang ditangani Bareskrim Polri itu mandek.

Namun Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso membantah hal tersebut. "Enggak mandek, kan harus dievaluasi. Sekarang masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta Badan Pemeriksa Keuangan," ujar Budi Waseso, di Bareskrim Polri Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2015).

Budi Waseso mengatakan penyidik masih memeriksa saksi-saksi dalam kasus ini. Namun demikian, pemeriksaan belum menyentuh pejabat eselon I Pemprov DKI Jakarta. Penyidik juga masih menahan tersangka Alex Usman di Bareskrim Polri, sementara tersangka lain, Zaenal Soleman masih dibiarkan bebas.

"ZS tidak perlu ditahan jika proaktif dan tidak menghilangkan barang bukti," jelas Buwas.

Alex, bekas PPK Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat dan Zaenal, bekas Sudin Dikmen Jakarta Pusat, yang kini menjabat Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta adalah dua tersangka kasus ini. Belum ada tersangka lain selain Alex dan Zaenal.  

Keduanya dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 51 ayat (1) ke 1 KUHP.

Mabes Polri menyatakan kasus tindak pidana korupsi pengadaan UPS bagi 49 sekolah di Jakarta Pusat dan Barat itu merugikan negara hingga Rp50 miliar lebih.


(KRI)