Didorong dari Lantai 2, Korban Ingin Pelaku Minta Maaf

Nurul Hidayat    •    Kamis, 18 Jun 2015 12:50 WIB
penganiayaan
Didorong dari Lantai 2, Korban Ingin Pelaku Minta Maaf
Ilustrasi kekerasan, sumber foto: Ant

Metrotvnews.com, Mojokerto: Devi Kharismanda berharap pelaku yang mendorongnya hingga jatuh di RS dr Wahidin Sudirohusodo Mojokerto, Jawa Timur, meminta maaf. Sehingga proses hukum atas kejadian itu dapat segera tuntas.

"Kami berharap ada iktikad baik dari pelaku. Minimal dirinya meminta maaf pada korban," kata Hendra, kakak Devi, saat ditemui di Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/6/2015)

Hendra mengatakan proses mediasi sudah dilakukan antara Devi dan pelaku. Namun, keluarga tak diizinkan mendampingi Devi. Proses mediasi pun tak mendapat titik temu.

"Tadi sudah ada surat pernyataan yang akan ditandatangani oleh ketiga pihak, yakni pihak rumah sakit, keluarga, dan pihak kampus. Namun ada beberapa item yang menurut keluarga perlu diubah," ujarnya.

Sayangnya, Hendra mengaku tak bisa menyebutkan poin-poin tersebut. Alasannya, salinan surat dibawa ibunya.

Devi pun berharap proses hukum itu segera tuntas. Sehingga ia bisa melanjutkan proses kuliah dan magang di rumah sakit.

"Agar kasus ini segera selesai dan pikiran saya tidak terpecah harus mengurusi kasus ini dan kuliah saya," jelasnya.

Beberapa hari lalu, Devi melaporkan seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di RSU dr Wahidin Sudirohusodo, berinisial RH, ke Polsek Prajurit Kulon. Mahasiswi Keperawatan STIKES Dian Husada yang tengah magang di RS itu mengaku RH mendorongnya dari lantai dua.

Devi mengalami luka karena jatuh. Ia juga trauma dan tak mau lagi meneruskan magang di rumah sakit tersebut. Sementara polisi masih mengumpulkan keterangan terkait kasus tersebut.
 


(RRN)