JK: Dunia Takkan Kelaparan Jika Ikuti Cara Rumah Makan Padang

Dheri Agriesta    •    Kamis, 18 Jun 2015 16:46 WIB
pangan
JK: Dunia Takkan Kelaparan Jika Ikuti Cara Rumah Makan Padang
Ilustrasi pengungsi Rohingya yang kelaparan. AFP PHOTO/ROMEO GACAD

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut cara hidup masyarakat dalam menyikapi makanan akan berpengaruh terhadap ketahanan pangan dunia. Dunia tak akan kelaparan jika berpedoman dengan budaya makan di Rumah Makan Padang.

"Ada perhitungan kalau semua orang makan dengan pedoman cara Islam atau Restoran Padang, dunia tidak kelaparan. Kita diajarkan harus makan jangan sampai ada sisa. Prinsip restoran Padang, yang dibayar hanya yang dimakan, sisanya bisa dijual lagi. Kalau prinsip restoran, makan setengah, sisa setengahnya dibuang," kata JK dalam sambutannya di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2015).

JK menceritakan, ada sekitar 25 persen makanan yang terbuang di dunia. Jika makanan sisa ini bisa dimanfaatkan atau dihabiskan, JK yakin dunia tak akan kelaparan. "Kita tak perlu impor beras kalau semua makan secara baik tanpa mubazir," kata JK.

Menjaga lingkungan juga berhubungan dengan pola konsumsi masyarakat, tak hanya produksi. JK pun menyoroti batik yang digunakan seluruh undangan yang hadir dalam pembukaan Pekan Lingkungan dan Kehutanan Indonesia 2015. Kata dia, memakai batik itu bertujuan menjaga lingkungan.

"Dulu kalau kementerian bikin acara pakai jas lengkap atau safari lengkap. Sekarang tidak ada lagi. Agar AC tidak terlalu dingin. Kalau dingin orang pakai jas," jelas JK.

Selain hemat listrik, pemakaian batik juga bisa hemat penggunaan air untuk mencuci pakaian. Sebab, batik dapat dipakai selama tiga hari. "Jadi hemat, itulah kira-kira upaya untuk menjaga semua sistem lingkungan dan kehutanan kita," pungkas dia.


(AHL)