Ngotot Buka Siang Hari, Warung Makan Terancam Denda Rp50 Juta

Agus Josiandi    •    Kamis, 18 Jun 2015 23:40 WIB
ramadan 2015
<i>Ngotot</i> Buka Siang Hari, Warung Makan Terancam Denda Rp50 Juta
Pemilik warung ini ngotot membuka warung makanannya saat Ramadan. Foto: Metrotvnews.com/Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Pamekasan: Warung makan di Jalan Nugroho Kota Pamekasan ngotot melayani pelanggan pada hari pertama Ramadan, Kamis (18/6/2015). Pemilik warung bahkan melawan petugas dengan berdalih diperbolehkan oleh Menteri Agama sembari  menunjukkan salah satu surat kabar yang memuat berita terkait.

"Lah, ini di koran ditulis gak papa sama Menteri Agama," terang pria pemilik warung makan yang enggan menyebutkan namanya.

Namun, petugas Satpol PP Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bergeming. Pihaknya langsung menutup paksa warung tersebut. Petugas juga meminta pemilik warung membuat surat pernyataan agar tak kembali membuka usahanya selama Ramadan.

"Ini teguran pertama, jika masih ngotot buka lagi sampai tiga kali, nanti akan kita proses," kata Kasi Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Yusuf Wibiseno.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan, sanksi yang akan diberikan kepada para penjual yang ngotot membuka usahanya selama Ramadan akan dikenai denda Rp50 juta.

Dalam razia tersebut, Sat Pol PP juga mendatangi warung makan di Terminal. Sejumlah  pemilik warung  ditegur oleh petugas karena membuka warung tanpa menggunakan tabir penutup. "Kalau di terminal kan diperbolehkan untuk melayani musafir, tapi tetap harus tertutup untuk menghormati yang puasa," pungkasnya.



(UWA)