Bulan Depan, TKD Statis & Dinamis PNS DKI Dihapus

Fauzan Hilal    •    Jumat, 19 Jun 2015 08:34 WIB
ahok
Bulan Depan, TKD Statis & Dinamis PNS DKI Dihapus
Ilustrasi PNS DKI (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta mulai bulan depan tidak akan menerima Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dinamis maupun statis. Sebab, Pemerintah DKI akan menghapus sistem itu dan meleburnya menjadi satu.
 
"Mulai bulan Juli tidak ada lagi yang namanya TKD statis maupun TKD dinamis. Keduanya akan digabungkan menjadi TKD saja," kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (19/6/2015.
 
Kebijakan itu juga sekaligus mengubah Peraturan Gubernur Nomor 207 Tahun 2014 tentang Pemberian TKD. "Kami harap diberlakukannya pola pemberian TKD yang baru, kinerja PNS DKI meningkat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
 
Pemberian TKD disesuaikan dengan kinerja pegawai dan diawasi oleh Inspektorat Provinsi DKI Jakarta. PNS harus melaporkan pekerjaan yang telah diselesaikan melalui lembar isian kinerja elektronik atau e-kinerja.
 
"Saya sudah instruksikan Inspektorat untuk mengawasi dan diperiksa lagi hasil kerja PNS. Lembar isian kinerja elektronik harus sesuai dengan hasil pekerjaannya," ujar Basuki.
 
Selama ini PNS DKI mendapat TKD dinamis dan statis atas kinerja yang sudah mereka lakukan, Besaran TKD Dinamis ini bergantung kinerja PNS dan jumlahnya bisa berubah. Jadi, jabatan semakin tinggi atau kinerja semakin baik, TKD Dinamis semakin tinggi pula. Namun besarnya maksimal 1 kali TKD statis. Sementara, TKD statis, besarannya tetap, tergantung jabatan dan golongan.


(FZN)