Tukang Bunga Bantu Penangkapan Pelaku Penembakan Gereja AS

Fajar Nugraha    •    Jumat, 19 Jun 2015 10:43 WIB
imigran gelap
Tukang Bunga Bantu Penangkapan Pelaku Penembakan Gereja AS
Pelaku penembakan gereja Charleston, Dylann Roof (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, South Carolina: Seorang tukang bunga menjadi tokoh kunci penangkapan pelaku penembakan di gereja Charleston, South Carolina, Amerika Serikat (AS).
 
Debbie Dills nekat mengikuti Dylann Roof yang tengah mengendarai mobil hitam, pada Kamis (18/6/2015) pukul 10.30 pagi, waktu setempat. Saat itu, Dills mengenai wajah Roof ketika mobil yang dikendarainya berhenti di lampur Highway 74, Kings Mountain, North Carolina.
 
Perempuan yang terlambat pergi kerja itu, sempat ragu dan berhenti di pinggiran jalan. Kemudian langsung menancap gas dan mengikuti mobil yang dikendarai oleh Roof. 
 
Pengejaran ini membuatnya mengikuti pemuda berusia 21 tahun itu hingga 56 kilometer. Di saat bersamaan, Dills menghubungi polisi melalui telepon, yang kemudian mengirim bantuan kepadanya. 20 menit kemudian, polisi menghadang mobil Roof dan menangkapnya tanpa perlawanan.
 
Setelah sebelumnya menonton berita mengenai penembakan di Gereja Emanuel African Methodist Episcopal. Dills merasa mobil berplat nomor South Carolina yang dilihatnya, dikendarai oleh Roof.
 
"Saya mengetahui mobilnya dan menyadari potongan rambutnya. Saya merasa aneh, satu sisi saya rasakan itu adalah dia (Roof), tetap di saat bersamaan tidak ingin itu adalah dirinya," tutur Dills, seperti dikutip NBC, Jumat (19/6/2015).
 
Dills sempat merasa ketakutan dan berharap bahwa Roof tidak menyadari tengah diikuti. Namun dengan bantuan dari atasannya Todd Frady, Dills terus mengikuti Roof dan disertai bantuan dari pihak polisi yang berkomunikasi terus melalui telepon.
 
Roof merupakan tersangka utama dalam penembakan di Gereja  Emanuel African Methodist Episcopal. Sembilan orang tewas dalam kejadian ini, termasuk pendeta gereja  Clementa Pinckney. Pinckney juga dikenal sebagai senator negara bagian South Carolina.
 
Polisi mengatakan bahwa penembakan akan diselidiki sebagai kejahatan atas dasar kebencian. Polisi pun sempat terpaksa mengevakuasi lingkungan di sekitar gereja setelah menerima ancaman bom. Ancaman itu kemudian dicabut.



(FJR)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA