Pengadilan Diminta Uji Kesaksian yang Memberatkan Margriet

Arnoldus Dhae    •    Jumat, 19 Jun 2015 11:08 WIB
penemuan jenazah angeline
Pengadilan Diminta Uji Kesaksian yang Memberatkan Margriet
Kuasa hukum Margriet Megawe, Hotma Sitompul. Foto: Ant/Wahyu Putro A.

Metrotvnews.com, Denpasar: Pengadilan harus menguji kesaksian tiga orang dari Samarinda dalam kasus penelantaran anak oleh Margriet Megawe. Polisi juga harus menguji validitas kesaksian para saksi.

Desakan itu disampaikan kuasa hukum Margriet, Hotma Sitompul. Kemarin Polda Bali memeriksa tiga orang saksi dari Samarinda, Franky, Juliet, dan Laura. Mereka mengaku pernah tinggal di rumah Margriet dan mengaku mengetahui pola pengasuhan yang diterima Angeline.

"Mereka didatangkan dari tempat jauh. Keterangan saksi harus diuji di pengadilan. Karena pengalaman membuktikan jika saksi yang dibawa dari tempat jauh biasanya tidak bisa hadir di pengadilan. Kalau ini yang terjadi kita anggap keterangan saksi itu tidak ada," ujar Hotma, Kamis (18/6/2015) malam.

Kesaksian tiga saksi itu memang memberatkan klien Hotma. Menurut Franky, Angeline hanya mendapat satu kali makan dalam sehari dari ibu angkatnya, Margriet. "Kalau dia kerjanya bagus, baiklah nasibnya. Dapat makan pagi dan malam. Tapi kalau tidak, ya sekali saja makannya," kata Franky di Polda Bali, Kamis (18/6/2015) kemarin.

Ia mengaku pernah tinggal di rumah Margriet di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali. Namun kini, ia tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur. Ia sukarela datang dari Samarinda untuk memberikan kesaksian seputar kasus penelantaran Angeline dengan tersangka Margriet.

Untuk makan, kata Franky, Angeline hanya mendapat lauk bakwan jagung. Padahal daging ayam, sapi, ikan, dan makanan bergizi lain ada di kulkas. "Tapi itu untuk persediaan makanan anjing. Angeline ya makan bakwan jagung," kata Franky yang tinggal enam bulan di rumah Margriet.

Di rumah Margriet, Angeline mendapat tugas memberi makan ayam dan anjing. Angeline melakukannya hampir setiap hari. Di sekitar kandang ayam itulah Angeline ditemukan terkubur dalam kondisi tak bernyawa. 

Untuk kesaksian yang memberatkan kliennya, Hotma meminta pengadilan membuktikan validitas kebenaran kesaksian tersebut. Harus dipertanyakan siapa identitas mereka, kenapa mereka ada di rumah Margriet, kerja apa selama berada di rumah Margriet, dan kenapa mereka pergi dari rumah. 

Polda Bali telah menetapkan Margriet Megawe sebagai tersangka kasus penelantaran anak. Sedangkan dalam pembunuhan Angeline, polisi baru menetapkan Agustinus Tai sebagai tersangka. Dalam kasus terakhir itu Margriet berstatus sebagai saksi.


(DOR)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA