Mentan Borong Bawang Merah Petani Bima

Husen Miftahudin    •    Jumat, 19 Jun 2015 12:07 WIB
kementan ads
Mentan Borong Bawang Merah Petani Bima
Mentan Amran Sulaiman memborong bawang petani di Bima. FOTO: MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Bima: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memborong bawang merah milik petani yang ada di Kabupaten Bima. Ini dilakukan Amran saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka panen raya bawang merah di Bima.

Pada lokasi tinjauan pertama, Amran menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan para pengepul bawang merah. Mereka mengaku membeli bawang merah dari petani seharga Rp6.000 untuk ukuran kecil dan Rp8.000 untuk ukuran bawang merah yang lebih besar.

"Saya beli semuanya ya, semua bawang merah yang ada di sini. Harganya Rp11.000 per satu kilogram kan? Saya beli semuanya untuk di Jakarta," ujar Amran saat berbincang kepada salah satu pengepul di Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Jumat (19/6/2015).

Borongan bawang merah Amran dari pengepul berjumlah sebanyak 100 kilogram (kg) dengan harga per kg mencapai Rp11 ribu. Total dana yang disediakan sebesar Rp1,1 juta untuk memborong bawang merah dari pengepul Bima.

Tak berhenti sampai di situ, Mentan Amran melanjutkan tinjauan ke petani bawang merah tak jauh dari lokasi yang pertama. Mengunjungi tempat penjemuran bawang merah milik H Syamsudin, Amran juga memborong bawang merah.

Di tempat ini, Amran membeli bawang merah seharga Rp8.000 per kg. Total bawang merah yang ia borong sebanyak 150 ton dengan dana yang disediakan untuk memborong bawang merah petani tersebut sebesar Rp120 juta.

"Dari petani harganya Rp6 ribu-Rp7 ribu per kg, seenaknya dijual Rp30 ribu-Rp40 ribu per kg di Jakarta. Ini yang harus kita potong, rantai pasoknya," tegas Amran.

Nantinya, aku dia, bawang merah tersebut akan didistribusikan oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) ke daerah-daerah yang menunjukkan harga bawang yang tinggi seperti Jakarta dan Jawa Timur.

"Kita bekerja sama dengan Bulog dan Kementerian Perdagangan untuk menstabilkan harga bawang," pungkas Amran.


(AHL)