Kuasa Hukum Nilai Penyidikan Kasus Narkoba Christian Sesat

Meilikhah    •    Jumat, 19 Jun 2015 13:16 WIB
narkoba
Kuasa Hukum Nilai Penyidikan Kasus Narkoba Christian Sesat
Keluarga Christian didampingi pengacara (berbatik merah kuning) melapor ke KY, Jumat (19/6/2015). Foto: Meilikhah/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Kuasa Hukum keluarga terpidana mati kasus narkoba Christian, Azas Tigor Nainggolan, menilai peradilan perkara pidana narkoba atas kepemilikan ratusan ribu butir pil ekstasi janggal dan cenderung sesat. Menurut dia, penyidik Bareskrim Polri dan majelis hakim keliru dengan menangkap dan mengadili orang yang tak bersalah.

"Kami datang ke Komisi Yudisial mencari keadilan. Christian mengalami peradilan sesat. Dia tidak seharusnya ditangkap, apalagi divonis mati," ujar Tigor, di Komisi Yudisial, Jakarta Pusat (19/6/2015).

Tigor mengatakan dalam proses penyidikan, Christian mendapat banyak tekanan, intimidasi bahkan penyiksaan agar mengakui perbuatannya sebagai bandar narkoba. Christian dituduh memiliki ratusan ribu butir ekstasi. Menurut Tigor, barang itu bukan milik kliennya.

Di persidangan, Christian tidak bebas menunjuk kuasa hukum. Dalam proses persidangan, pemeriksaan saksi yang meringankan perkara Christian pun tak pernah dihadirkan.

Sementara itu, menurut putra Christian, Talitha Kara, Komnas HAM sudah melakukan investigasi. Dari hasil penyelidikan Komnas, polisi salah menangkap orang. Christian yang diburu Bareskrim Polri adalah Christian Awe alias Christopher, bukan Christian yang saat ini ditahan di Lapas Pemuda Tangerang.

"Investigasi Komnas HAM juga membuktikan bahwa pelaku sebenarnya bukan papa saya. Papa saya dihukum mati, sementara bandar narkoba sebenarnya hanya dihukum sepuluh bulan penjara," ujar Kara.

Kara menambahkan, tak pernah ada berkas P21 dalam kasus Christian. Christian langsung dimasukan tahanan karena surat penahanannya yang sudah kedaluarsa. Christian juga, kata Kara, tak pernah dites urine sebagai bahan pembuktian.


(KRI)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

14 minutes Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA