Gabung Uber Taxi, Pemilik Mobil Dapat Rp7juta per Bulan

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 19 Jun 2015 16:05 WIB
Gabung Uber Taxi, Pemilik Mobil Dapat Rp7juta per Bulan
Grafik uber taksi.MI/Dok

Metrotvnews.com, Jakarta: Lagi-lagi Uber Taxi. Meski terus dikejar-kejar aparat, toh layanan transportasi khusus ini tak juga surut.

Kenapa? Soalnya pendapatan pemilik mobil yang bergabung dengan Uber cukup besar: minimal Rp7 juta per kendaraan per bulan.

"Dalam sebulan (pemilik kendaraan) mendapat Rp7 juta per kendaraan," kata Ketua DPD Organda DKI Shafruhan Sinungan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/6/2015).

Uber Taxi ilegal karena tak mengantongi izin. Juga tak terdaftar. "Jelas berbeda dengan rental kendaraan. Kalau rental itu kan terdaftar, jelas pemilikinya," tutur Shafruhan.

Menurut dia, opersional Uber melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Jalan, Peraturan Daerah No.5 Tahun 2014 tentang Transportasi, dan peraturan gubernur tentang penyelenggaraan taksi.

Kadishub DKI Jakarta Benjamin Bukit memastikan, Uber Taxi lain dari yang lain. Bukan taksi, bukan juga angkutan umum.

Benjamin mengatakan, taksi punya kekhususan. Punya badan hukum, seperti perusahaan terbatas atau koperasi, punya KIR, punya izin operasi, dan izin usaha.

"Lebih detail, (taksi) punya kekhususan seperti mahkota, logo, dan argo. Ini yang tidak dimiliki Uber. Termasuk soal tarif," terang Benjamin.
(ICH)