NasDem: Audit BPK tak Pengaruhi Jadwal Pilkada 2015

Surya Perkasa    •    Jumat, 19 Jun 2015 17:51 WIB
pilkada serentak
NasDem: Audit BPK tak Pengaruhi Jadwal Pilkada 2015
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella--MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengindikasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bermasalah dalam menyelenggarakan Pemilu. Akibatnya, Pemiilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2015 terancam diundur.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella menilai hal tersebut tidak perlu terjadi. Menurut dia, wewenang Pilkada berada di KPU Daerah.

"Pilkada itu rezimnya KPUD bukan KPU pusat. Jadi tidak bisa (ditunda) bila KPU pusat dipersoalkan, rezimnya berbeda. KPU pusat itu Pilpres dan Pileg," tegas Rio saat berbincang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2015).

DPR sudah sepakat mensukseskan Pilkada serentak 2015. Karena itu audit yang dilakukan BPK tidak akan membuat Pilkada diundur. Tapi untuk penguatan KPU kedepannya.

Karena itu, Komisi II akan membahas bentuk ketidakpatuhan anggaran yang ditemukan BPK minggu depan. Selain akan membahas dengan KPU dan Bawaslu, temuan ini juga akan dibahas bersama Komisi III dan beberapa lembaga terkait.

"Tentu kita akan bahas dengan Komisi II dan Komisi III tentang perkembangan (Pilkada 2015), termasuk audit dana KPU. Tapi kita dengan niat tidak cari kesalahan. Tapi pikirkan hal mana yang sebabkan dana KPU tidak efektif," terang anggota Komisi III DPR ini.

Sebelumnya, dari pemeriksaan ditemukan ketidakpatuhan ketentuan perundang-undangan dengan jumlah signifikan. Besaran audit bermasalah itu totalnya mencapai Rp334 miliar.

Dugan penyimpangan ini akan membawa dua implikasi terhadap Pilkada yang bakal digelar akhir tahun 2015.

"Bisa penyelenggara Pilkada, dalam hal ini KPU diganti atau pelaksanaan Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015 ditunda. Nanti tergantung audit," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Kamis, 18 Juni 2015.




(AZF)