Ini Alasan Harga Daging Ayam dan Sapi Naik

Al Abrar    •    Jumat, 19 Jun 2015 21:15 WIB
daging
Ini Alasan Harga Daging Ayam dan Sapi Naik
Ilustrasi. ANTARAFOTO/WAHYU PUTRO

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengakui harga ayam dan telur tujuh bulan belakangan merangkak naik. Padahal, stok ayam dan telur justru surplus. Menurut Gobel, kenaikan harga tersebut disebabkan spekulan yang bermain dengan memanfaatkan isu kelangkaan.

"Untuk kasus ayam atau telur itu kelebihan stok 4.000 ton per minggu. Cuma masalahnya tujuh bulan lalu harga keduanya di bawah rata-rata. Ini dimanfaatkan sama spekulan. Mereka mau balikin modal pas bulan puasa dan Lebaran," kata Gobel, saat konferensi pers, di Kantor Keminfo, Jakarta, Jumat (19/6/2015).

Sementara untuk daging sapi yang mengalami kenaikan, menurut Gobel akibat spekulan yang bermain. Padahal stok daging sapi masih memiliki stok untuk lima bulan ke depan. Oleh karena itu, pihaknya mempertanyakan kepada asosiasi daging sapi perihal kenaikan harga tersebut.

Namun, jawaban asosiasi daging sapi tersebut tak dapat diterima oleh Gobel, karena menuduh harga naik karena ulah penjual. Padahal menurut Gobel, harusnya produsen daging lah yang punya kendali untuk menentukan harga.

"Kenapa jadi penjual yang mengatur? Padahal kan mereka punya hak produksi dan impor. Saya sampaikan ancaman pencabutan izin. Produsen itu punya tanggung jawab soal suplai dan kualitas yang dibantu pemerintah," tukas Gobel.


(AHL)