NasDem Berharap Presiden Tak Mengakomodasi Usulan Dana Aspirasi

M Rodhi Aulia    •    Sabtu, 20 Jun 2015 12:58 WIB
dpr
NasDem Berharap Presiden Tak Mengakomodasi Usulan Dana Aspirasi
Wakil Ketua Fraksi Nasdem Johnny G Plate/ANT/Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Fraksi NasDem Johnny G Plate mewanti-wanti Presiden Joko Widodo mengabaikan upaya Panja UP2DP atau dana aspirasi yang kini tengah digodok di Badan Legislatif. Sebab, akan banyak implikasi yang akan ditanggung negara ini.

"Kita minta Presiden tidak mengakomodasi kepentingan ini," kata Jhonny dalam diskusi Polemik Sindo di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015).

Rencana Panja di Baleg yang akan menyisipkan dana aspirasi di dalam Dana Alokasi Khusus akan merusak tata kelola keuangan negara. Akan banyak peraturan perundang-undangan yang berbenturan satu sama lain. Seperti halnya, UU 17/2003 tentang keuangan negara.

"Kalau memang mau, harus diubah dulu dong UU itu," tukas Johnny.

Johnny meyakini, jika benar-benar upaya Panja UP2DP ini berhasil melewati berbagai tahap. Dari Baleg masuk ke Bamus, lalu ke Paripurna DPR dan akhirnya menjadi Undang-undang, pemerintah tidak akan mau melaksanakan UU tersebut.

"Kita meyakini pemerintah mematuhi dan memegang UU," pungkas dia.

Johnny menegaskan, pihaknya sepakat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama di daerah pemilihan masing-masing. Akan tetapi, dia tidak setuju dengan cara DPR melalui Panja UP2DP dalam menyalurkan aspirasi tersebut.

Dia menekankan, aspirasi harus dilakukan sesuai kerangka yang diatur. Yaitu, melalui Musrenbang yang sistematis. Di sini, celah DPR yang benar dalam memperjuangkan aspirasi tersebut. Agar kelak, diakomodir oleh eksekutif atau pemerintah.


(OJE)