Dwelling Time Bermasalah, Pelindo II Salahkan Importir

Gervin Nathaniel Purba    •    Sabtu, 20 Jun 2015 19:55 WIB
dwelling time
<i>Dwelling Time</i> Bermasalah, Pelindo II Salahkan Importir
Ilustrasi kegiatan ekspor impor di Indonesia -- FOTO: MI/RAMDANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelindo II (Persero) Saptono Irianto menjelaskan permasalahan dwelling time pada tahap precustom. Saptono menyalahkan importir yang malas.

Menurut Saptono, banyak pihak importir yang tidak mau mengecek kelengkapan izin barang impor masuk ke Indonesia. Ia menegaskan, pihak importir tidak mau diajak kerja sama.

"Sebenernya kalau importir mengecek kelengkapan izin barang impor yang masuk pasti akan cepat selesai permasalahannya. Karena tidak di cek, ya jadi lama," ujar Saptono, saat ditemui di rumah Dinas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Widyacandra, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

Menurutnya, jika importir memeriksa izin barang impor yang masuk dalam masalah dwelling time, maka akan selesai dalam waktu dua sampai tiga hari. Selain itu sistem online yang belum terintegrasi menjadi salah satu penyebab masalah.

"Sistem online-nya belum terintegrasi dengan baik. Karena masing-masing pihak punya ketentuan sendiri," ujarnya.

Jika semua permasalahan tersebut dapat diatasi, maka akan mudah prosesnya ketika masuk ke tahap custom, yaitu proses melalui bea cukai. Saptono menyebutkan pihak bea cukai tidak akan mengurus dokumen yang tidak lengkap.


(AHL)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA