RI Perlu Lakukan Hal Ini Agar Optimal di MEA 2015

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 20 Jun 2015 20:12 WIB
mea 2015
RI Perlu Lakukan Hal Ini Agar Optimal di MEA 2015
Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Y. Kristiarto S. Legowo. FOTO: MTVN/PYTHAG KURNIATI

Metrotvnews.com, Surakarta: Indonesia masih perlu melakukan beberapa perbaikan untuk mengoptimalkan manfaat yang diperoleh dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Perbaikan tersebut antara lain daya saing nasional, infrastruktur, birokrasi, lingkungan bisnis, serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Y. Kristiarto S. Legowo, dalam Dies Natalis XXXV Universitas Slamet Riyadi, di Surakarta, Sabtu (20/6/2015).

Dalam segi infrastruktur misalnya, Kristiarto memberikan salah satu gambaran. "Misalnya lamanya waktu bongkar muat kapal di Indonesia yang rata-rata membutuhkan waktu enam hari. Padahal negara seperti Malaysia dan Singapura hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga hari untuk itu," jelas dia.

Lamanya bongkar muat itu, menurutnya, akan berdampak pada daya saing produk Indonesia. "Harganya bisa jadi akan lebih mahal dan kualitasnya berkurang akibat panjangnya waktu transportasi," ujar Kristiarto.

Selain itu, Indonesia perlu meyakinkan proses sertifikasi tenaga kerja profesional dan penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKNNI). Kristiarto juga menuturkan saat ini Indonesia baru memiliki 406 SKKNI dalam sembilan sektor.

"Masalah ini perlu mendapat perhatian terutama yang diminati dalam pasar kerja bebas," ungkapnya.


(AHL)