Kementerian BUMN Siap Lancarkan Mudik Lebaran 2015

Hardiat Dani Satria    •    Minggu, 21 Jun 2015 11:25 WIB
peta mudik 2015
Kementerian BUMN Siap Lancarkan Mudik Lebaran 2015
Menteri BUMN Rini Soemarno (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno beserta jajarannya di bidang transportasi akan membantu kelancaran pelaksanaan mudik Lebaran 2015. Moda transportasi seperti kereta api dan pesawat akan ditambah kapasitasnya sekitar 15 persen dari biasanya.

"Kalau mudik ini, saya rasa menambah jumlah kerta api. Kalau pesawat juga ada kenaikan dari Garuda itu 15 persen kita tingkatkan. Kemudian Citilink 18 persen. Jadi, ada tambahan pesawat, dan ini juga sudah sepenuhnya beroperasi," kata Rini, di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6/2015) malam.
 
Pada kesempatan yang sama, Dirut PT Garuda Indonesia Arif Wibowo menjelaskan, pihaknya akan menambah 15 persen kapasitasnya untuk melayani kebutuhan mudik. Penambahan ini akan difokuskan kepada beberapa kota yang memiliki jalur mudik paling besar, yakni Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya dan Denpasar.
 
"Kita ada laporan beberapa penambahan terutama pada rute-rute yang masih memungkinkan untuk ditambah slot-nya. Sehingga, untuk di Lebaran ini supaya kami bisa memberikan layanan yang terbaik," kata Arif.
 
Hal senada juga dipaparkan oleh Dirut PT Citilink Albert Burhan, yang menyebutkan pihaknya akan menambah 18 persen kapasitas penumpangnya. Selain penambahan kapasitas, Albert juga sedang mempersiapkan pelayanan penerbangan dengan baik, supaya masalah klasik seperti penundaan penerbangan tidak terjadi.
 
Tidak hanya transportasi udara dan kereta saja yang diprioritaskan Rini. Dia juga sedang berusaha meningkatkan kerja sama antara Pelni dan Damri dalam menghadapi mudik Lebaran ini.
 
"Selain itu, juga ada program-program untuk pulang melalui tol. Bapak Presiden juga sudah mengumumkan bahwa biaya tol H-1 dan H+10 akan diturunkan 35 persen. Ini bisa mengurangi biaya logistik dan biaya barang, makanan yang biasanya di akhir akhir bulan puasa banyak," ujar Rini.
 
Rini juga menambahkan, Kementerian BUMN dan 14 BUMN akan menyediakan mudik gratis. Sampai saat ini sudah terdaftar sekitar 55 ribu pemudik yang akan diberangkatkan pada 11 Juli mendatang.
(ABD)